Kebun Melon di Taman Cadika Medan Akhirnya Panen Besar, Sempat Gagal 2 Kali

Para petani kreatif itu menggunakan lahan yang dipinjam dari Dinas Pertamanan Kota Medan seluas satu hektar. 

Penulis: Fredy Santoso |
Facebook/Zulfakhri Ahmadi
Camat Medan Johor Zulfakhri Ahmadi saat panen buah melon bersama anggota petani kreatif Medan Johor di Taman Cadika Pramuka Medan Rabu (19/5/2021). Petani kreatif Medan Johor memanfaatkan lahan terbatas agar tetap produktif. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Fredy Santoso

TRIBUN MEDAN. com, MEDAN - Kelompok tani kreatif Kecamatan Medan Johor menuai hasil pertanian yang cukup memuaskan.

Pasalnya, penanaman yang mereka lakukan sebelumnya kerap gagal. Namun, pada Rabu (19/5/2021) kemarin mereka berhasil menuai hasil kerja kerasnya berkat tanaman melon yang mereka tanam menghasilkan buah yang melimpah ruah. 

Diperkirakan panen buah melon itu mencapai satu ton dengan masing-masing berat satu kilogram lebih. 

Camat Medan Johor Zulfakhri Ahmadi mengatakan, melon yang baru saja di panen itu merupakan usaha penanaman yang ke tiga. 

"Sejak Oktober 2020 sudah mulai. Namun beberapa kali gagal. Dan yang panen ke tiga cukup lumayan hasilnya," kata Camat Medan Johor Zulfakhri Ahmadi,  Sabtu (22/5/2021). 

Buah melon yang dipanen akan dijual dan dibagikan kepada anggota kelompok tani. 

Uang hasil penjualan, kata Zulfakhri, akan dipergunakan untuk membeli bibit dan biaya perawatan. 

Baca juga: Aulia Bilang ke Bobby Nasution akan Lepas Jabatan Wakil Wali Kota Jika Ini Terjadi!

Meski sudah membuahkan hasil, pihaknya belum berencana menambah lahan karena masih harus belajar soal pertanian. 

Zulfakhri dan jajarannya akan terus mengembangkan pertanian tersebut karena dinilai akan memberikan banyak keuntungan. 

Selain agar petani mendapat keuntungan dari hasil panennya, program pertanian kreatif juga akan mendorong warga bertani secara kreatif. 

"Kalau tambah lahan belum lagi. Soalnya kami ini kan pinjam lahan Cadika dari Dinas Pertamanan. Karena lahan tidur, jadi kami berinisiatif meminjam dan meminta izin. Nanti kita lanjut lagi tanam dan Melon dan sebagainya," ucapnya. 

Ada sepuluh anggota kelompok tani kreatif binaan Kecamatan Medan Johor. 

Para petani kreatif itu menggunakan lahan yang dipinjam dari Dinas Pertamanan Kota Medan seluas satu hektar. 

Modal yang mereka gunakan berasal dari dana corporate social responsibilty (CSR)  bank BRI yang diberikan melalui sebuah yayasan. 

"Itu awalnya bantuan dari Bank BRI melalui Yayasan Baitulmal BRI. Modal awalnya dari mereka, " tutupnya. (cr25) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved