Gadis 17 tahun Dikeroyok Mantan Pacar Kekasih, Kemaluannya Disiram Air Panas Hingga Rahim Rusak

Setelah beberapa saat, kelompok empat gadis aneh itu menyerang korban dengan memotong rambutnya dan mencukur kepalanya dengan gunting.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
24H
Seorang gadis remaja 17 tahun dikeroyok oleh empat orang perempuan. Salah satunya adalah mantan pacarnya kekasihnya yang sedang hamil 

TRIBUN-MEDAN.com – Sebuah serangan brutal terjadi pada seorang gadis berusia 17 tahun.

Dia dianiaya oleh mantan pacar kekasihnya karena cemburu.

Serangan mengerikan itu terjadi di Kota Gubakha di wilayah Perm Krai, Rusia tengah.

Serangn itu terjadi pada awal Juli 2018.

Saat korban berada di dalam rumahnya, tiba-tiba ada empat orang gadis yang masuk, salah satunya sedang hamil.

Masih tidak mengerti apa yang terjadi, korban kemudian dibentak. 

Baca juga: Link Live Streaming Liga Inggris Liverpool VS Crystal Palace, Kick Off 22:00 WIB

Baca juga: Tiga Warga Percut Kurir 30 Kg Ganja Sempat Dikejar-kejar Bak Film Laga Oleh Polisi

Baca juga: Link Live Streaming Liga Inggris Aston Villa VS Chelsea, Laga Krusial The Blues

Setelah beberapa saat, kelompok empat gadis aneh itu menyerang korban dengan memotong rambutnya dan mencukur kepalanya dengan gunting. 

Selanjutnya, empat orang bergantian mengencingi gadis remaja tersebut.

Korban ketakutan lalu berteriak dan memohon.

Namun dia tetap tidak bisa lepas dari siksaan yang mengerikan itu. 

Dia terus ditelanjangi dan diseret ke kamar mandi. 

Di sini, empat gadis itu membuka pancuran air panas dengan kekuatan penuh.

Mereka lalu mengarahkan pancuran air panas itu ke area pribadi korban. Hal itu tentu saja menyebabkan rasa sakit yang luar biasa di kemaluannya.

Ilustrasi pengeroyokan
Seorang gadis remaja 17 tahun dikeroyok oleh empat orang perempuan. Salah satunya adalah mantan pacarnya kekasihnya yang sedang hamil. Foto Ilustrasi pengeroyokan ()

Polisi mengatakan serangan yang berlangsung selama beberapa jam itu hampir menewaskan gadis tersebut. 

Rombongan pelaku juga dengan dingin menggunakan ponsel untuk merekam momen pedih korban.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved