Penyerangan Bus Metro Deli
Kasus Penyerangan Bus Metro Deli Mengendap, Sampai Sekarang Polisi tak Mampu Tangkap Pelaku
Kasus penyerangan Bus Metro Deli di kawasan Medan Utara mengendap di kepolisian. Sampai sekarang kasusnya tak terungkap
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN--Bus Metro Deli yang beroperasi di kawasan Medan Utara sudah dua kali diserang orang tak dikenal (OTK).
Penyerangan pertama terjadi pada pertengahan Maret 2021.
Kala itu Bus Metro Deli diduga ditembak pakai senapan angin.
Kemudian, penyerangan kedua terjadi pada Selasa (4/5/2021) lalu.
Baca juga: Terekam CCTV, Dor Terdengar Suara Mirip Tembakan saat Kaca Bus Metro Deli Retak
Saat itu, Bus Metro Deli dilempar batu hingga mengalami pecah kaca.
Terkait masalah ini, belum ada kejelasan dari polisi.
Kasusnya mengendap dan pelaku penyerangan tak juga berhasil ditangkap.
Kepala Bagian Operasional Bus Metro Deli Emil Pane mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan polisi.
"Kemarin saya konfirmasi ke kepolisian masih dalam pencarian," kata Emil Pane, Kamis (20/5/2021).
Meski dalam proses pencarian, Emil Pane mengatakan bahwa pelaku pelemparan sudah diketahui.
Baca juga: SEMAKIN BAR-BAR, Bus Trans Metro Deli Kini Dilempar Batu Setelah Sebelumnya Ditembak OTK
Dia menuding pelakunya adalah oknum sopir angkutan kota (angkot).
"Kami memang tidak bisa langsung menyimpulkan, tapi ya bisa diduga pelakunya dari pihak tukang angkot," katanya.
Emil pun mengatakan, kedepan masalah ini menjadi evaluasi bersama.
Pihaknya akan memperketat keamanan demi pelayanan masyarakat.
Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari Polres Pelabuhan Belawan menyangkut aksi bar-bar penyerangan Bus Metro Deli yang nyaris melukai penumpang.(cr8/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/08012021_warga_ribut_dengan_sopir_bus_danil_siregar-1.jpg)