MALAYSIA Catat Lonjakan Kasus COVID-19, Tertinggi di ASEAN Tembus 6.000 Kasus
Selangor tolak lockdown: Saya didatangi pekerja yang memohon dengan sangat ‘YB (Yang Berhormat) janganlah sekali lagi lockdown sebab kami makan apa?
TRIBUN-MEDAN.COM - Malaysia mencatatkan lonjakan kasus COVID-19 tertinggi hari ini Rabu 19 Mei 2021 sebanyak 6.075 kasus baru.
Sehari sebelumnya, Selasa 18 Mei 2021, Malaysia mencatat 4.865 kasus Covid-19.
Sebelumnya rekor tertinggi kasus COVID-19 Malaysia adalah 30 Januari 2021 sebanyak 5.728 kasus.
Daerah penyumbang kasus COVID-19 Malaysia adalah Selangor dengan 2.251 kasus.
Hampir setengah kasus COVID-19 Selangor berasal dari Lembah Klang.
Ketua Pengarah Kesehatan Dr Noor Hisham Abdullah mengingatkan warga Malaysia supaya tidak keluar rumah.
“Kita tidak mahu berakhir dengan hanya dua pilihan, memilih siapa yang harus hidup atau sebaliknya,” katanya.
Malaysia mencatatkan jumlah tertinggi kasus harian COVID di negara-negara ASEAN.
Filipina pada hari Rabu melaporkan 4.700 kasus Covid-19, hingga jumlah total kasus menjadi 1.159.071.
Sedangkan Indonesia pada Rabu (19/5/2021) melaporkan 4.871 kasus baru COVID-19.
Dengan demikian jumlah kasus COVID-19 Indonesia per 19 Mei 2021 menjadi 1.753.101 kasus.
Sedangkan Thailand pada hari Rabu melaporkan 3.394 kasus baru COVID-19.
Yang kecil adalah Singapura yang melaporkan 34 kasus baru COVID-19 pada Rabu (19 Mei).
Selangor Tolak Full Lockdown
Pemerintah negara bagian Selangor menolak langkah pemerintah federal Malaysia untuk menerapkan 'full lockdown' untuk membendung penularan Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/malaysia-catat-lonjakan-kasus-covid-19.jpg)