Serangan Israel ke Palestina
Netanyahu tak Gentar Tetap Perintahkan Israel Serang Palestina: Belum Berakhir & Operasi Berlanjut
"Israel masih di tengah-tengah operasi ini, masih belum berakhir dan operasi ini akan berlanjut selama diperlukan," ujar Netanyahu
"Sekitar 10 orang terluka saat berlindung," kata petugas medis.
Kendati demikian, baik Israel maupun Hamas bersikeras akan melanjutkan serangan mereka sehari setelah Israel menghancurkan gedung 12 lantai di Kota Gaza.
Gedung ini pernah menjadi rumah bagi agen AS Associated Press dan operasi media Al Jazeera yang berbasis di Qatar.
Militer Israel mengatakan gedung al-Jala adalah target militer yang sah, berisi kantor militer Hamas, dan telah memberikan peringatan kepada warga sipil untuk keluar dari gedung sebelum serangan itu.
AP mengutuk serangan itu, dan meminta Israel untuk mengajukan bukti.
Baca juga: SERANGAN Paling Mematikan di Gaza, 33 Orang Tewas, Puluhan Korban Terkurung Reruntuhan
"Kami tidak memiliki indikasi Hamas berada di dalam gedung atau aktif di gedung tersebut," kata organisasi berita itu dalam sebuah pernyataan.
Sementara, utusan dari Amerika Serikat, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Mesir sedang bekerja untuk memulihkan ketenangan tetapi belum menunjukkan tanda-tanda kemajuan.
Dewan keamanan PBB dijadwalkan bertemu pada Minggu malam untuk membahas wabah terburuk kekerasan Israel-Palestina dalam beberapa tahun.
Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, juga telah mengecam agar kedua pihak tidak menargetkan warga sipil dalam serangan.
"Semua pihak bahwa setiap penargetan sipil dan struktur media secara sembarangan melanggar hukum internasional dan harus dihindari dengan segala cara," kata juru bicara PBB Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan pada Sabtu kemarin.
Baca juga: SERANGAN ISRAEL Makin Brutal, Serangan Udara Hancurkan Tower 11 Lantai Kantor Media di Gaza
Joe Biden Telepon Mahmoud Abbas
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan panggilan telepon pertamanya dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas sejak menjabat, pada Sabtu (15/5/2021) waktu setempat.
Percakapan telepon ini dilakukan di tengah pertempuran berat antara Israel dan kelompok militan Palestina di Jalur Gaza.
Biden telah mengirim utusan untuk mencoba meredam kekerasan yang telah menewaskan puluhan orang di Gaza dan setidaknya 10 orang di Israel, tetapi upaya tersebut belum menunjukkan tanda-tanda kemajuan.
Biden "menekankan perlunya Hamas untuk berhenti menembakkan roket ke Israel."
Baca juga: SERANGAN ISRAEL Makin Brutal, Serangan Udara Hancurkan Tower 11 Lantai Kantor Media di Gaza
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kolase-foto-palestina_20180518_125149.jpg)