INILAH Daftar Persenjataan Militer Israel yang Digunakan saat Menggempur Gaza Palestina

Militer Israel telah menggempur 150 target Hamas dan jaringan terowongan di Gaza melalui serentetan pengeboman mematikan.

Editor: AbdiTumanggor
AFP PHOTO/QUSAY DAWUD
Latar belakang asap tebal dan api membumbung dari menara Al-Sharouk saat runtuh setelah terkena serangan udara Israel, di Kota Gaza pada 12 Mei 2021. Inilah senjata tempur Israel yang digunakan saat menggempur Kota Gaza Palestina 

4. Irone Dome (Kubah Besi)

Irone Dome alias Kubah besi sebenarnya bukanlah senjata, melainkan sebuah sistem pertahanan udara.

Sistem pertahanan udara ini digunakan Israel untuk menangkis setiap serangan roket yang diluncurkan dari berbagai wilayah, termasuk dari Jalur Gaza.

Sistem pertahanan ini mampu menangkis 2.000 serangan roket dengan keakuratan pencegatan di atas 90 persen.

Bahkan Irone Dome diklaim mampu merontokkan artileri 155 milimeter yang ditembakkan dari jarak 4 sampai 70 kilometer.

Dikembangkan dan terus di-update oleh Rafael Advanced Defence Systems, alutsista itu bisa beroperasi dalam cuaca berkabut, badai pasir, hingga hujan.

Jika serangan terjadi, Iron Dome akan memantau pergerakannya menggunakan radar dan memprediksi titik jatuhnya.

Pusat kendali akan menghitung titik intersep, dan memerintahkan peluncuran sebelum misilnya mencapai area penduduk.

Peretas China Pernah Curi Data Iron Dome

Dilansir dari Kompas.com, pada tahun 2014 lalu, cetak biru sistem pertahanan Iron Dome milik Israel dikabarkan telah dicuri para peretas China.

Demikian klaim perusahaan Cyber Engineering Services (CES), Selasa (29/7/2014).

CES mengatakan, dokumen dan data terkait sistem pertahanan udara Israel ini dicuri dari tiga perusahaan pertahanan Israel selama 22 bulan terakhir.

CES menambahkan peretasan itu dilakukan kelompok peretas yang menamakan diri mereka "Comment Crew" yang diduga kuat disokong pemerintah China. Peretasan itu terjadi antara Oktober 2011 hingga Agustus 2012, namun baru kini disampaikan ke publik.

Para peretas itu dikabarkan mengincar Elisra Group, Israel Aerospace Industries dan Rafael Advanced Defense Systems.

CES berhasil menyadap infrastruktur komunikasi rahasia yang dirancang para peretas dan menememukan sejumlah besar data yang dimiliki ketiga perusahaan besar itu sudah berhasil ditembus.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved