Para Ustaz Bersaksi Tengku Zulkarnain Orang Baik, Merasa Kehilangan Sosok Ulama Tulus Berdakwa

Ketua Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Maarif sudah mengetahui kabar duka dari Mantan Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI)Tengku Zulkarnain.

TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Tokoh Agama Ustaz Tengku Zulkarnaen saat memberikan keterangan di Mapolrestabes Medan, Kamis (22/4/2021) sore. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Ketua Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Maarif sudah mengetahui kabar duka dari Mantan Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain.

Slamet pun mengucapkan belasungkawa atas kepergian almarhum.

"Atas nama pribadi dan segenap Alumni 212, sangat merasa kehilangan dan duka cita mendalam atas kepergian beliau," kata Slamet dalam keterangan yang diterima Tribunnews.com, Senin (10/5/2021).

Slamet mengatakan sosok Tengku Zulkarnain merupakan pendakwah yang teguh pendirian dan istiqomah serta berani dalam membela pendiriannya

"Hari-hari beliau diisi dengan dakwah Islamiyah. Saya bersaksi beliau orang baik dan tulus dalam berdakwah," katanya.

Menurutnya, banyak hal yang diwariskan Tengku Zulkarnain bagi umat Islam.

"Sering beliau sampaikan kepada saya maupun umat sebelum ajal menjemput, jangan pernah berhenti berjuang untuk memperbaiki umat, agama dan bangsa. Kita teladani semangat beliau dalam berdakwah dan kesederhanaanya," katanya.

Sebelumnya, Ustaz Tengku Zulkarnain dikabarkan meninggal dunia.

Kabar duka disampaikan langsung oleh dr Diana Tabrani, pengelola Rumah Sakit Tabrani, Pekanbaru.

Ustaz Tengku Zulkarnain meninggal dunia saat azan Maghrib atau berbuka puasa, Senin (10/5/2021).

Beredar ustaz Tengku Zulkarnain meninggal dunia di Pekanbaru, Riau, Senin (10/5/2021) sore.

Informasi ini awalnya dikirim Diana Tabrani yang tidak lain adalah pemilik rumah sakit Tabrani tempat dimana Tengku Zulkarnain dirawat karena positif covid-19.

"Innalillahi wa innailaihi rooji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah Ust. Tengku Zulkarnain. Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan."

Demikian postingan Diana Tabrani di satu group pertemanan WhatsApp.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved