News Video
Personel Gabungan Lakukan Pengecekan Urine Pengemudi Angkutan Masuk Ke Karo
Pengecekan kesehatan berupa tes urine ini dilakukan di Pos Pengamanan Ops Toba 2021, di pos Lantas Doulu.
Penulis: Muhammad Nasrul |
Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul
TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Personel gabungan dari Polres Tanah Karo, Kodim 0205/TK, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karo, Satpol-PP Karo, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karo, melakukan pengecekan kesehatan bagi pengemudi kendaraan umum yang akan masuk ke karo.
Amatan www.tribun-medan.com, pengecekan kesehatan berupa tes urine ini dilakukan di Pos Pengamanan Ops Toba 2021, di pos Lantas Doulu, Jalan Jamin Ginting, Berastagi.
Pada proses pengecekan ini, personel gabungan pertama-tama melakukan apel terlebih dahulu.
Kemudian, setelah apel personel lansung membagi tugas untuk memulai proses pengetesan secara acak.
Pada pengecekan ini, terlihat personel lansung memberhentikan seluruh angkutan umum yang datang dari Kota Medan dan menuju Kabupaten Karo.
Di sana, terlihat pengemudi angkutan tersebut lansung dilakukan pemeriksaan.
Selanjutnya, pengemudi lansung dibawa ke meja pendataan dan juga sampel urinenya.
Berdasarkan data yang didapat, sekitar puluhan pengemudi angkutan umum turut diperiksa hasil urinenya.
Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo, mengungkapkan kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pengemudi dalam keadaan sehat dan sadar dalam membawa kendaraan.
Dirinya mengatakan, dengan dipastikannya para pengemudi aman, maka akan dapat memberikan kenyamanan bagi para penumpang yang menggunakan fasilitas umum ini.
"Kegiatan ini untuk mengecek pengemudi dalam kondisi sehat dalam membawa penumpang," ujar Yustinus, Jumat (7/5/2021).
Yustinus menjelaskan, kegiatan ini juga sekaligus dalam rangka melakukan pengecekan dan pemeriksaan dokumen masyarakat yang masuk ke Kabupaten Karo.
Karena, Karo merupakan salah satu daerah yang masuk ke dalam zona aglomerasi di Sumatera Utara.
"Kita juga mengecek dokumen masyarakat, karena pemerintah juga sudah resmi melarang kegiatan mudik sampai ke daerah aglomerasi," katanya.