Jelang Larangan Mudik di Sumut

BREAKING NEWS Dimasa Larangan Mudik Masih Ada yang Boleh Terbang, Ini Kata PT Angkasa Pura

PT Angkasa Pura II akan memfasilitasi posko monitoring dan pemeriksaan di bandara-bandara yang dikelola saat momen larangan mudik

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
HO
Suasana Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kamis (11/6/2020). Angkasa Pura II telah menyelesaikan pedoman protokol kesehatan untuk mendukung operasional penerbangan dalam situasi new normal. 

Agoes Soepriyanto menjelaskan penataan bandara-bandara perseroan dapat cepat melakukan penataan pada tiga aspek tersebut didukung dengan adanya infrastruktur teknologi informasi.

Baca juga: Polri Bakal Razia Massal Secara Acak Semua Lokasi Pelayanan Rapid Setelah Alat Bekas di Bandara KNIA

“Seluruh bandara AP II didesain dapat beradaptasi dengan cepat di tengah dinamisnya kondisi pada pandemi ini,"

"Penataan pada aspek personel bandara didukung adanya aplikasi karyawan AP II yaitu iPerform, lalu penataan aspek sistem operasional bandara didukung adanya wadah bagi seluruh stakeholder yakni Airport Operation Control Center [AOCC], dan penataan pada sistem penerbangan dilakukan dengan menerapkan Airport Collaborative Decision Making [A-CDM],” ujar Agoes Soepriyanto. 

Selanjutnya, Plh. Manager of Branch Communication & Legal Fajri Ramdhani menambahkan seluruh bandara yang dikelola perseroan juga melakukan penyesuaian operasional.

Baca juga: Kimia Farma Pecat Lima Pegawainya yang Daur Ulang Alat Tes Rafid Antigen di Bandara Kualanamu

“Lalu lintas penerbangan dan penumpang pada periode peniadaan mudik dipastikan akan turun, dan sejalan dengan itu kami melakukan penyesuaian operasional untuk memastikan bandara tetap optimal di setiap aspek," katanya.

Ia menambahkan setiap bandara AP II juga bersiaga apabila ada penerbangan tidak berjadwal, misalnya ada penerbangan dalam rangka kemanusiaan, militer, evakuasi medis, repatriasi, penerbangan VVIP/VIP, penerbangan kenegaraan, dan apabila ada penerbangan dengan status emergency.

Melalui berbagai kesiapan ini, bandara-bandara AP II diharapkan dapat turut mendukung penerapan peniadaan mudik sebagai upaya bersama dalam mencegah penyebaran Covid-19.(cr20/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved