TP-PKK Sumut dan Grab Targetkan Vaksinasi 3.000 Lansia hingga Pekerja Sektor Publik sektor
TP-PKK Sumatera Utara dan Grab menargetkan vaksinasi 3.000 lansia dan pekerja sektor publik dari berbagai kota di Sumatera Utara.
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Provinsi (TP-PKK) Sumatera Utara bekerja sama dengan Grab melaksanakan vaksinasi.
Vaksinasi tersebut ditujukan untuk lansia dan pekerja publik di berbagai sektor, termasuk sektor transportasi yang mencakup mitra pengemudi dan pengantaran Grab, pekerja sektor pariwisata dan juga Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Dalam hal ini, Grab turut mendukung pelaksanaan vaksinasi dengan menyediakan sumber daya untuk membantu proses operasional.
Baca juga: Antisipasi Kedatangan Pemudik, Polres Sergai Lakukan Penyekatan Berlapis-lapis
Mulai dari teknologi Grab untuk mendukung pengundangan dan pemilahan peserta dari segmen mitra pengemudi dan pengantaran Grab, serta melakukan pengaturan di area registrasi untuk meminimalisir kerumunan.
Melalui kerja sama yang terjalin, TP-PKK Sumatera Utara dan Grab menargetkan vaksinasi 3.000 lansia dan pekerja sektor publik dari berbagai kota di Sumatera Utara.
Baca juga: Konflik Memanas dengan Hotma Sitompoel, Apakah Desiree Masih Mau Bertahan atau Cerai? Ini Sikapnya
Pusat vaksinasi ini juga diselenggarakan dengan semangat Hari Kartini, dengan menggarisbawahi peran perempuan dalam pemulihan ekonomi nasional, melalui program vaksinasi yang diinisiasi TP-PKK Sumatera Utara. Pusat vaksinasi ini juga didukung oleh mitra bisnis seperti Enesis, Siloam, Brastagi Supermarket, Wilmar dan PDKI.
Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, mengajak masyarakat Sumatera Utara untuk berpartisipasi aktif dalam Program Vaksinasi Nasional agar kesehatan dapat terjaga guna mendorong pemulihan ekonomi di Indonesia.”
Neneng Goenadi, Country Managing Director of Grab Indonesia mengungkapkan, Grab sangat senang dapat turut berkontribusi dalam mendukung proses vaksinasi bagi lansia pekerja publik di Sumatera Utara, termasuk Pegawai Negeri Sipil dan pekerja di sektor transportasi.
“Kami juga sangat berterima kasih dimana melalui program ini, ribuan mitra pengemudi dan pengantaran Grab dapat menerima vaksin, terkait dengan peranan penting mereka dalam melayani kebutuhan sehari-hari masyarakat selama masa pandemi,” ungakpnya.
Ia berharap mereka dapat lebih nyaman dan aman beraktivitas berkat perlindungan dari vaksin COVID-19 dan penerapan protokol kesehatan secara disiplin.”
Baca juga: Dilaporkan oleh Perawat ke Polda Sumut, Ratu Entok: Ini Masalah Kecil Loh Beb
Sebelumnya, Grab telah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, dan Dinas Kesehatan setempat untuk menghadirkan pusat vaksinasi di Bali, Banten, Jawa Barat, Palembang, Solo, Pekanbaru, Makassar, dan Samarinda dalam rangka mensukseskan program vaksinasi nasional.
Pusat vaksinasi Grab dijalankan dengan pendekatan teknologi dengan menargetkan pekerja publik di sektor transportasi umum, transportasi online, pariwisata maupun lansia.
Hingga saat ini, lebih dari 26.000 dosis vaksin telah diberikan di 8 kota tersebut.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sertifikat-vaksin-kepada-lansia-pekerja-publik.jpg)