CORONA MENGGANAS, Varian Covid-19 India Ditemukan di 17 Negara, 197.894 Orang Meninggal di India

✓ Varian baru B1617 dari Covid -19 terdapat juga di 17 negara. Tercatat peningkatan kasus baru. Terkini 197.894 Orang Meninggal di India

Editor: Salomo Tarigan
Ap via tribunjateng
Kremasi massal jenazah penderita Covid-19 di India 

✓ Situasi penyebaran corona di India semakin mengerikan.

✓ Varian baru B1617 dari Covid -19 terdapat juga di 17 negara

✓ Tercatat peningkatan kasus baru. Terkini 197.894 Orang Meninggal di India

TRIBUN-MEDAN.com -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut varian Covid-19 India ditemukan di 17 negara.

Seperti dilansir AFP dan Channel News Asia, Rabu (28/4/2021), Badan kesehatan PBB mengatakan varian B1617 dari Covid -19 yang pertama kali ditemukan di India per Selasa (27/4/2021) telah terdeteksi di 17 negara, berdasarkan pengujian dari 1.200 kasus yang diunggah ke database akses terbuka GISAID.

Baca juga: Bulog Sumut Persiapkan 14 Ton Daging Kerbau Beku Untuk Kebutuhan Ramadan, Bisa Dibeli Lewat Online

WHO menyebut, sebagian besar diunggah dari India, Inggris, Amerika Serikat, dan Singapura.

WHO dalam pembaruan epidemiologi mingguannya tentang pandemi mengakui, bahwa pemodelan awalnya berdasarkan urutan yang diajukan ke GISAID menunjukkan bahwa B1617 memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi daripada varian sirkulasi lainnya di India, menunjukkan potensi peningkatan penularannya.

Baca juga: Nadiem Makarim Dapat Tambahan Tugas dari Presiden Joko Widodo Tangani Riset dan Teknologi

Ini menekankan bahwa varian lain yang beredar pada saat yang sama juga menunjukkan peningkatan penularannya, dan kombinasi ini "mungkin memainkan peran dalam kebangkitan Covid-19, saat ini di India. ".

JOKOWI HARI INI Lantik 2 Menteri di Istana Negara, Bocoran Nama Menteri dan Diresuffle Beredar

"Memang, penelitian telah menyoroti bahwa penyebaran gelombang kedua telah jauh lebih cepat daripada yang pertama," kata WHO.

WHO juga menyoroti bahwa 'sebab lain' yang dapat berkontribusi meningkatkan kasus, termasuk kepatuhan terhadap langkah-langkah kesehatan masyarakat serta pertemuan massa.

Badan PBB juga menekankan bahwa "studi yang lebih kuat" ke dalam karakteristik B1617 dan varian lainnya, termasuk dampak pada penularannya, keparahan dan risiko reinfeksi, 'sangat dibutuhkan".

Peningkatan kasus corona (covid-19) di India semakin memperihatinkan.

Kasus baru Covid-19 di India tetap di atas 300 ribu pada Selasa (27/4/2021).

Selama 24 jam terakhir, India mencatat 323.144 kasus baru, demikian dilansir Reuters dan Channel News Asia dari data otoritas India.

 BERITA KRI Nanggala 402 Hari Ini: Hidrofon dan Torpedo Ditemukan, Mabes TNI AL Bicara Pengangkatan

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved