Banjir Rob Rendam Ribuan Rumah Warga di Belawan

Banjir musiman ini sudah tidak dapat terprediksi, dan langsung menggenangi permukiman warga hingga jalan protokol Medan-Belawan, Senin (26/4/2021).

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Dedy Kurniawan
Banjir rob rendam rumah warga dan jalan protokol di Sicanang Belawan, Kota Medan, Senin (26/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Banjir pasang air laut (banjir rob) mengejutkan warga Belawan, Kota Medan.

Banjir musiman ini sudah tidak dapat terprediksi, dan langsung menggenangi permukiman warga hingga jalan protokol Medan-Belawan, Senin (26/4/2021).

Salah satu jalan protokol yang terdampak di Simpang Sicanang, Kecamatan Medan Belawan.

Ribuan rumah warga di tiga kecamatan terdampak banjir rob dengan skala yang berbeda-beda.

"Tiba-tiba banjir robnya. Tiba-tiba sudah naik ke jalan besar, gak bisa sekarang diprediksi banjir rob. Dulu setahun tiga kali, sekarang dalam sebulan bisa dua kali terjadi. Mungkin puncaknya besok," kata warga Belawan, Buyung Nasution.

Banjir rob yang tidal terprediksi diduga karena tidak tertampung drainase atau anak sungai.

Ribuan rumah warga dan pemakaman di Kecamatan Medan Belawan terdampak sejak pukul 15.00 WIB.

Amatan tribun-medan.com, bencana alam ini terjadi di Kelurahan Belawan Sicanang, Belawan Bahari, Belawan Bahagia, Belawan Satu, Belawan Dua dan Kelurahan.

Warga terdampak terlihat mulai waspada pada puncak banjir rob.

"Mungkin dua hari lagi puncaknya, ini pun tadi memang langsung besar. Bisa jadi ini sampai hari raya pun kejadian banjir rob," kata Deni.

Warga Belawan berharap pemerintah kota Medan memperhatikan nasib warga Belawan yang terdampak.

Selama ini tidak pernah ada bantuan dan perhatian, bahkan warga membersihkan sendiri bekas sampah dan kotoran banjir rob.

(Dyk/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved