Kereta Api Tanpa Gerbong Berhenti di Tengah Jalan 15 Menit Lebih, Jl Pandu Macet Parah

Kereta api tanpa gerbong berhenti selama 15 menit lebih di tengah perlintasan Jalan Pandu, Kecamatan Medan Kota, Medan.

Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Almazmur Siahaan
Macet parah di Jalan Pandu, Kecamatan Medan Kota, Medan karena kereta api tanpa gerbong berhenti selama 15 menit lebih, Minggu (25/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Medan, Almazmur Siahaan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kereta api tanpa gerbong berhenti selama 15 menit lebih di tengah perlintasan Jalan Pandu, Kecamatan Medan Kota, Medan.

Akibatnya Jalan Pandu macet parah karena kendaraan tidak bisa lewat sama sekali.

Kemacetan itu terjadi sekitar pukul 18.25 WIB sampai 18.40 WIB.

Terlihat sebagian besar pengendara membunyikan klakson kendaraannya karena macet terlalu lama.

Ada juga pengendara yang mengangkat palang pintu kereta api dan mendekati kereta api untuk melihat penyebab kereta api berhenti.

Pantauan Tribun-Medan, banyak pengendara yang mulai emosi, seperti sopir gojek yang hendak menjemput penumpangnya dan orang-orang yang mau berbuka puasa.

Bambang, petugas jalan lintas (PJL) PT KAI Medan mengatakan kereta api tanpa gerbong itu memang sengaja diberhentikan karena sedang ada pekerjaan di stasiun.

"Itu tadi tahan sinyal, karena di stasiun masih banyak langsiran gerbong ataupun lokomotif. Saya juga sudah koordinasi sama pihak stasiun. Jadi kereta api yang masuk tadi masih harus ditahan dulu supaya aman dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Bambang, Minggu (25/4/2021).

"Kita kan tidak tahu dia mau masuk jalur berapa, sedangkan jalur itu masih dipakai. Supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, jadi harus menunggu langsiran di sana selesai dulu baru boleh masuk," tambahnya.

Diketahui, kereta api yang berhenti itu sepanjang 18 gerbong datar, yaitu kereta api dengan panjang gerbong paling maksimal.

Akibatnya beberapa jalan lainnya juga ikut terdampak macet, seperti Jalan Sisingamangaraja, Jalan Cirebon, Jalan Surakarta, Jalan Semarang hingga ke Jalan Hj Ani Idrus.

Bambang mengatakan, itu dilakukan dalam waktu tertentu saja, jika sedang ada langsiran gerbong di stasiun kereta api Medan.

"Itu hanya waktu tertentu saja, tergantung banyak kerjaan atau tidak di stasiun Lamanya juga tergantung pekerjaan di stasiun, tapi paling lama biasanya 15 menit. Itu memang biasa kita lakukan, jadi bukan karena ada masalah apa-apa," kata Bambang.

"Saya di sini pegang sinyal juga, kalau tombol di sini tidak dipencet ya tidak akan jalan lah kereta apinya. Tergantung perintah dari stasiun," tambahnya.

(Cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved