News Video
RSUD Pirngadi Buka Suara Kasus Maling di Ruang Isolasi Covid-19 yang Curi Uang Pasien Rp 700 Ribu
Manajemen RSUD Pirngadi akhirnya memberikan komentar terkait pencurian uang milik pasien di ruang isolasi Covid-19.
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.COM - Manajemen RSUD Pirngadi akhirnya memberikan komentar terkait pencurian uang milik pasien di ruang isolasi Covid-19.
Kasubbag Humas RSUD Pirngadi, Edison Peranginangin, mengaku baru mengetahui kasus ini dari awak media.
Meski rekaman CCTV sudah beredar, Edison belum berani memastikan dan membantah kalau ruangan dalam video adalah ruang isolasi RSUD Pirngadi.
"Soal benarnya, biarlah penyidik yang menetukan," ujar Edison Peranginangin.
Ia pun berjanji akan berkoordinasi dengan pimpinan RSUD Pirngadi untuk meningkatkan pengawasan.
Terkait kasus pencurian di wilayahnya, Manajemen RSUD Pirngadi tidak berencana melapor ke polisi.
Proses hukum diserahkan kepada korban berinisial IF.
"Saya ketahui yang bisa mengadu itu yang kehilangan," ucap Edison.
Edison pun menegaskan pihak RSUD Pringadi siap dipanggil menjadi saksi dalam kasus ini.
Baca juga: MALING TERNEKAT Beraksi di Ruang Isolasi Covid 19, Gasak Uang Rp 700 Ribu Milik Pasien
Kronologi Peristiwa
Gelar maling ternekat pantas disematkan kepada pria ini karena beraksi di ruang isolasi Covid-19 RSUD Pirngadi Medan.
Pria itu masuk tanpa alat pelindung diri, tak takut terinfeksi Covid-19.
Aksi pencurian ini kali pertama disadari korban berinisial IF saat dirinya akan meninggalkan ruang isolasi Kamis (22/4/2021) siang.
Saat itu dia baru sadar kehilangan uang Rp 700 ribu.
IF pun melaporkan peristiwa ini ke petugas rumah sakit dan mengecek CCTV ruangan.