News Video
Lubang Misterius di Jalan Sutomo Kecamatan Medan Kota Bikin Resah Warga
Warga pun menutupi lubang dengan meja dan ban, untuk menjadi tanda agar pengendara tidak menabrak lubang.
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Lubang selebar satu meter menganga di Jalan Sutomo, Kelurahan Pusat Pasar, Kecamatan Medan Kota. Lubang tersebut menjadi ancaman bagi warga yang melintas.
Terlihat dari luar, lobang misterius selebar satu meter itu biasa saja. Tapi siapa yang menyangka informasi warga sekitar, lubang itu memiliki kedalaman yang belum diketahui.
Warga pun menutupi lubang dengan meja dan ban, untuk menjadi tanda agar pengendara tidak menabrak lubang.
Seorang warga sekitar, Purba Godang (48) mengaku sudah 30 tahun membuka tempel ban disekitar lokasi sejak masih ikut orang tuanya.
Purba mengatakan sudah banyak pengendara yang pernah terjatuh akibat lubang itu, bahkan ada yang pernah sampai terjatuh masuk ke dalam lobang beberapa kali.
"Pernah ada yang terjerembab masuk ke dalam lubang gara-gara pas banjir melintas disitu dia. Enggak tahu dia ada lubang, pas melintas di atas lubang langsung jatuh pemotor itu," kata Purba di lokasi lubang di Jalan Sutomo, Kamis (22/4/2021).
Purba menambahkan, banyak juga pengendara yang akhirnya jatuh gara-gara sok jago dan ugal-ugalan saat mengendarai sepeda motor.
"Ini baru saja dibikin meja di atas lubang sebagai penghalang agar pengendara tak melintas. Dulu sempat pakai kayu ditancapkan ke dalam biar orang tak terjatuh kena lobang, tapi malah ditabrak sama mobil," ujarnya.
Lebih lanjut, Purba menyebut pihak Dinas PU pernah beberapa kali menutup lubang yang meresahkan pengendara yang melintas itu. Tapi, entah mengapa lubang yang sudah ditutup menggunakan aspal dan lagi-lagi jebol.
"Terakhir dua bulan yang lalu lubang ini pernah ditutup sama Dinas PU, tapi ya gitu jebol lagi dia. Enggak tahu kenapa, kok sampai bisa gitu," katanya.
Purba berharap pemerintah segera merespon dan benar-benar menutup lubang dan tak asal tutup saja. Karena lubang ini sangat berbahaya. Apalagi kalau ada anak kecil yang jatuh masuk ke dalam.
"Kita berharap ini lubangnya ditutup lah. Karena berbahaya, bahaya kali pun. Takutnya kan anak-anak yang jatuh masuk kedalam. Misalnya ada pengendara sepeda motor bawa anak dan anaknya nyungsep jatuh masuk ke dalam lubang kan berbahaya sekali itu. Apalagi kalau pas posisi banjir orang yang jatuh ke dalam lubang itu bakal hilang," urainya.
Masih kata Purba, lubang misterius berdiameter satu meter tersebut, saat hujan selalu meluap air dari dalam lubang seolah seperti mata air.
"Ini katanya dulu terowongan pas zaman belanda. Dekat sini ada juga lubang lainnya tempat mengontrol, tapi Dinas PU pas pengaspalan lubang pengontrolannya ditutup. Luas ini di bawah lubangnya, Kurasa satu truk pun bisa masuk ke bawah," jelasnya.
Sebelumnya, Warga menimbun jalan berlubang di Jalan Sutomo ini dengan batang pohon besar.