Jam Matahari Tentukan Waktu Sholat, Inilah Sarjanawan yang Mengenalkan Angka Arab ke Dunia Barat
Ia lahir di Persia sekitar tahun 780 M. Al-Khawarizmi adalah salah satu orang terpelajar yang bekerja di House of Wisdom.
TRIBUN-MEDAN.com - Muhammad ibn Musa al-Khwarizmi adalah seorang matematikawan Persia, astronom, ahli astrologi geografi dan sarjana di House of Wisdom di Baghdad.
Ia lahir di Persia sekitar tahun 780 M.
Al-Khawarizmi adalah salah satu orang terpelajar yang bekerja di House of Wisdom.
Al-Khwarizmi berkembang saat bekerja sebagai anggota House of Wisdom di Baghdad di bawah kepemimpinan Kalif al-Mamun, putra Khalif Harun al-Rashid, yang terkenal di Arabian Nights.
House of Wisdom adalah pusat penelitian dan pengajaran ilmiah.
Baca juga: Sosok dan Profil Ressa Herlambang, Penyanyi yang Digosipkan akan Nikahi Ummi Pipik, Begini Katanya
Baca juga: Risih Digosipkan Selingkuh dengan Model Panas, Sule Akhirnya Buka Suara Kondisi Rumah Tangganya
Kontribusi dan Prestasi
Al-Khwarizmi mengembangkan konsep algoritma dalam matematika (yang merupakan alasan mengapa dia disebut sebagai kakek dari ilmu komputer oleh beberapa orang).
Aljabar Al-Khawarizmi dianggap sebagai fondasi dan landasan ilmu.
Kepada al-Khawarizmi kita berhutang pada dunia "aljabar," dari judul karya matematika terbesarnya, Hisab al-Jabr wa-al-Muqabala.
Buku, yang dua kali diterjemahkan ke dalam bahasa Latin, oleh Gerard dari Cremona dan Robert dari Chester pada abad ke-12, berisi beberapa ratus persamaan kuadrat sederhana dengan analisis dan juga dengan contoh geometris.
Baca juga: Pandangan Psikolog, Sepupu dan Istri Berbuat Dosa di Ranjang, Suami Teriak Minta Tolong saat Dibunuh
Baca juga: Wanita Mana yang tak Syok, Suami Dianggap Meninggal Mendadak Muncul Lagi, Padahal Sudah Nikah Lagi
Ia juga memiliki bagian penting tentang metode membagi warisan dan mensurvei bidang tanah.
Ini sebagian besar berkaitan dengan metode untuk memecahkan masalah komputasi praktis.
Al-Khwarizmi membatasi pembahasannya pada persamaan derajat pertama dan kedua.
Dia juga menulis sebuah karya penting tentang astronomi, mencakup kalender, menghitung posisi sebenarnya dari matahari, bulan dan planet, tabel sinus dan garis singgung, astronomi bola, tabel astrologi, perhitungan paralaks dan gerhana, dan visibilitas bulan.
Karya astronominya, Zij al-sindhind, juga didasarkan pada karya ilmuwan lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/citizens-online-al-khawarizmi.jpg)