Pejabat PDAM Tirtanadi Meninggal Covid-19, Hasil Tracing Ada 13 Pegawai Positif Corona
Kepala Divisi Litbang PDAM Tirtanadi Sumut berinisial AS meninggal terinfeksi Covid-19 pada Sabtu (17/4/2021) malam.
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Divisi Litbang PDAM Tirtanadi Sumut berinisial AS meninggal terinfeksi Covid-19 pada Sabtu (17/4/2021) malam.
Hal ini dibenarkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Pemprov Sumut, Aris Yudiansyah bahwa yang bersangkutan baru pulang dari Kota Bogor.
"Satu meninggal yang kepala divisi, mereka baru pulang dari Bogor, meninggal positif Covid-19," ungkapnya kepada tribunmedan.com, Selasa (20/4/2021).
Aris menyebutkan penyebab kematian Kadiv Litbang PDAM Tirtanadi karena adanya penyakit penyerta diabetes.
"Ada komorbid diabetes," cetusnya.
Baca juga: BREAKING NEWS Petugas KPK Geledah Rumah Wali Kota Tanjungabalai, Polisi Berjaga Ketat
Baca juga: SOSOK Syahrial Sang Pemegang Rekor MURI Wali Kota Termuda di Indonesia, Kini Rumahnya Digeledah KPK
Terkait kabar lainnya seorang staf perempuan Divisi Keuangan PDAM Tirtanadi yang meninggal karena terpapar corona, Aris menyebutkan hal tersebut belum dapat dipastikan.
"Kalau yang perempuan belum tentu Covid-19. Meninggal karena sakit, tapi bukan Covid-19, meninggal di rumah," jelasnya.
Aris menyebutkan bahwa pihaknya sudah melakukan tracing ke kantor PDAM Tirtanadi di Jalan Sisingamangaraja, dan menemukan 13 orang positif dari hasil rapid antigen.
"Saat ini tracing sudah 13 yang positif, test PCR baru hari ini," bebernya.
Sementara, Kadis Kesehatan Sumut Alwi Mujahit Hasibuan menyebutkan bahwa tidak ada dilakukan lockdown di kantor PDAM Tirtanadi.
"Sudah kita assessment melihat ke sana, untuk melihat apa yang harus dilakukan dan sudah kita kasih petunjuk, dan sudah kita swab. Dan nanti aja kita vaksin, tidak ada lockdown. Itu sudah jalan. Hasil asesmennt masih menunggu beberapa data lagi," jelasnya.
Saat dikonfirmasi, Kadiv Humas Perusahaan PDAM Tirtanadi Sumut Humakar Ritonga membenarkan adanya satu pegawai yang meninggal karena Covid-19.
Baca juga: Polemik Kerumunan di Kesawan City Walk Kota Medan, Satgas Covid-19: Gimana Mau Kita Bilang?
Baca juga: Ijeck Marah Besar ke Pejabat Dinkes: Belum Ada Mungkin Orang Kau Sayangi Meninggal karena Covid!
Ia juga membantah kabar adanya dua orang yang meninggal karena terpapar corona.
"Ada satu pegawai Tirtanadi meninggal karena Covid-19. Satu lagi meninggal biasa," bebernya.
Humakar tak dapat memastikan kematian pegawai berumur 48 tahun tersebut karena habis bepergian dari luar kota atau tidak.
"Kita tidak tahu apakah gara-gara itu atau apa kita tidak tahu. Cuma dia memang baru pulang dari SPPD dari Bogor seperti itu. Meninggalnya tanggal 17 malam, sebentar saja, sudah agak lemah kondisinya," tuturnya.
(vic/tribunmedan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kantor-pdam-tirtanadi-provinsi-sumatera-utara-jalan-sisingamangaraja.jpg)