KPK Geledah Kediaman Walkot Tanjungbalai

AKHIRNYA Ketua KPK Angkat Bicara soal Penggeledahan Kantor dan Rumah Pribadi Wali Kota Tanjungbalai

Teka-teki penggeledahan tim KPK di rumah pribadi dan kantor Wali Kota Tanjungbalai Muhammhad Syahrial, mulai menemui titik terang

TRIBUN MEDAN/HO
Petugas KPK menggeledah ruang kerja Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial, Selasa (20/4/2021). Petugas datang membawa koper besar.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.com - Teka-teki penggeledahan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah pribadi dan kantor Wali Kota Tanjungbalai Muhammhad Syahrial, mulai menemui titik terang.

Sebelumnya santer dikabarkan bahwa KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Syahrial, yang sampai saat ini tercatat sebagai pemegang rekor MURI wali kota termuda di Indonesia.

Isu itu mencuat lantaran adanya tim KPK yang melakukan penggeledahan di rumah pribadi Syahrial.

Selain itu, penyidik KPK juga beregerak ke Balai Kota dan melakukan penggeledahan di kantor wali kota, sekretaris daerah (sekda), dan BKD Tanjungbalai, Sumatera Utara.

BACA: KPK Turun ke Sumut Geledah Rumah & Kantor Wali Kota Tanjungbalai

Dalam penggeleadahan ini, KPK terlihat membawa 3 koper dan 1 tas.

Sementara itu, keberadaan Syahrial hingga Selasa malam juga menjadi teka-teki.

Selama penggeledahan yang berlangsung lebih dari 4 jam di rumah pribadi Syahrial, tak terlihat sosok wali kota termuda itu.

Terkait isu OTT di Tanjungbalai, Ketua KPK Firli Bahuri akhirnya angkat bicara.

Baca juga: Kediamannya Digeledah KPK, Berikut Kasus yang Diduga Mendera Wali Kota Tanjungbalai

Baca juga: SOSOK Syahrial Sang Pemegang Rekor MURI Wali Kota Termuda di Indonesia, Kini Rumahnya Digeledah KPK

Firli Bahuri memastikan tidak ada operasi senyap di Tanjungbalai pada hari ini, Selasa (20/4/2021).

"Kami tidak melakukan OTT. Kalau ada OTT, pasti kami sampaikan ke rekan (media)," tutur Firli saat dikonfirmasi, Selasa petang.

Meski demikian, Firli mengakui saat ini sedang mendalami dugaan tindak pidana korupsi di Sumatera Utara.

Pengusutan kasus ini dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti lainnya.

Baca juga: Rumah dan Kantor Digeledah KPK, di Mana Wali Kota Tanjungbalai Syahrial? Begini Kata Kadis Kominfo

"Kita berharap setelah bukti cukup maka akan membuat terang peristiwa pidana dan kita bisa menemukan tersangkanya," kata dia.

Firli Bahuri masih enggan mengungkap secara rinci dugaan tindak pidana yang sedang diusut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved