SETELAH Israel Mengancam dan Ungkap Kekuatan Iron Dome, Iran Klaim Punya Pertahanan Udara Terbaik

Israel terang-terangan mengancam akan menyerang Iran jika AS tetap kembali dalam kesepakatan nuklir Iran

Editor: AbdiTumanggor
INSTAGRAM
FOTO Orin Julie, Militer Israel yang dijuluki Ratu Senjata di Timur Tengah. 

Bahkan, Iran juga disebut sedang dalam pengembangan model kendaraan tempur otomatis.

Ancaman Israel dan kekuatan Iron Dome

Dalam pemberi sebelumnya, Israel dan Iran sama-sama sedang menyusun rencana serangan, dan Menteri Pertahanan Iran mengatakan negara itu akan membalas jika mereka diserang.

Bahkan Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Amir Hatami mengatakan para pemimpin Israel sebagai "anjing" dan negara itu terlalu kecil untuk menunjukkan permusuhan terhadap Iran.

"Rezim Zionis harus tahu tahu bahwa jika mereka membuat kesalahan, Republik Islam Iran akan menghancurkan Tel Aviv dan Haifa," kata Amir Hatami dalam laporan express.co.uk, Rabu (7/4/2021).

"Saya menyarankan mereka untuk tidak membuat kesalahan ini, bahkan dengan kata-kata," lanjut Amir Hayani. 

Diketahui, Tel Aviv dan Haifa adalah dua kota terbesar di Israel.

Dan ini bukan pertama kalinya Iran mengancam akan menyerang Haifa dan Tel Aviv.

Pada bulan Januari 2021 lalu, juru bicara Angkatan Bersenjata Iran Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi mengatakan Teheran dapat meratakan Tel Aviv dan Haifa dalam waktu sesingkat mungkin.

Apa balasan Israel?

Sementara, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengatakan Israel tidak akan pernah membiarkan Iran mengembangkan kemampuan nuklir mereka atau berada di dekatnya.

"Jika dunia mau menghentikan mereka, maka itu sangat bagus."

“Tapi kalau tidak, kami sendiri yang harus menghentikan mereka."

Komentar Benny Gantz muncul setelah pemerintahan Biden mengatakan pihaknya berencana untuk berkoordinasi dengan sekutu regional seperti Israel dan Arab Saudi, yang sama-sama menentang JCPOA.

JCPOA dikenal sebagai kesepakatan nuklir Iran dan memungkinkan Teheran hanya menggunakan sentrifugal IR-1 generasi pertama di pabrik bawah tanah.

Sumber: Kontan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved