Pria Cabul Ini Rekam Rok Pendek Wanita Pakai Hp, saat Ketahuan, Ngakunya Mau Cek Kualitas Kamera
Baru-baru ini tindakan seorang pria yang mengintip rok wanita dengan kamera ponselnya membuat banyak netizen geram.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
TRIBUN-MEDAN.com – Baru-baru ini tindakan seorang pria yang mengintip rok wanita dengan kamera ponselnya membuat banyak netizen geram.
Tak hanya itu, alasan yang digunakan pria itu membuat netizen marah atas tindakannya.
Baca juga: Hindari Anak-anak Main Petasan, Masjid Raya Al Hidayah Gelar Tadarusan
Baca juga: Alami Pelecehan Seksual di Kantor, Wanita Ini Marah dan Pukuli Bos Pakai Kain Pel, Tonton Videonya
Seorang insinyur pengembangan produk di Singapura mengaku bersalah atas tiga dakwaan menghina kesopanan seorang wanita dan tujuh dakwaan serupa lainnya setelah ketahuan mengambil beberapa video rok pendek wanita.
Seperti dilansir The Straits Times, pria bernama Abel Tan Yew Hong, 28 tahun, itu mengambil video rok pendek 10 wanita dari 24 Juli hingga September 2019.
Video tersebut diambil oleh Tan di berbagai lokasi antara lain Bedok, stasiun MRT Serangoon dan Suntec City.
Pada tanggal 16 April, pengadilan menghukum Tan 11 minggu penjara karena perbuatannya yang tak senonoh tersebut.
Dilaporkan bahwa Tan mengikuti korbannya dengan eskalator sambil berdiri di belakang mereka dan kemudian menggunakan ponsel Sony Xperia miliknya untuk merekam video.
Baca juga: Saat Orang Tadarusan, Sepasang Kekasih Ini Asyik Bobok Bareng di Hotel Melati, Panik saat Diamankan
Baca juga: Ternyata Begini Rupa Polos Amanda Manopo saat Mula Terjun ke Dunia Hiburan, Ini Potret Perubahannya
Dalam satu kejadian pada 5 September 2019, ia bahkan mengikuti korban melalui 3 eskalator untuk merekam video.
Beruntungnya, perilaku cabul berantai ini tertangkap lima hari kemudian pada 10 September 2019 usai tertangkap basah beraksi di stasiun MRT Bedok.
Baca juga: Tak Mau Ceraikan Istri, Wanita Cantik Ini Teror Sugar Daddy Hingga Sebar Foto Erotis Anak ke Sekolah
Seorang pria melihat Tan merekam video pada pukul 7 malam hari itu dan menghentikannya serta membawanya ke staf stasiun yang kemudian memberi tahu polisi setempat.
Setelah video disita oleh polisi, tindakan tak senonohnya sebelumnya terungkap.
Selama persidangan, pengacara Tan, Marshall Lim meminta keringanan hukuman dan sebagai gantinya hukuman dipersingkat dari 11 minggu menjadi 10 minggu.
Lim lebih lanjut berpendapat bahwa kliennya lulus dari universitas lokal dan juga telah menyelesaikan gelar masternya dan saat ini bekerja untuk perusahaan semikonduktor internasional terkemuka.
Pengacara lebih lanjut berkata, niatnya hanya untuk bereksperimen dan mencari tahu apakah kamera ponselnya bisa merekam video berkualitas tinggi yang dia lihat di internet.
Lim juga mengatakan kepada pengadilan bahwa kliennya menjadi tertarik dengan video rok pendek online dan menemukan bahwa video tersebut memiliki kualitas yang berbeda-beda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pria-mengintip-rok-pakai-hp.jpg)