Dokter Umum Atlet Wushu Ini Kelimpungan Bagi Tugas Latihan untuk Ikut Kejuaraan PON
Dokter umum di RSU Royal Prima, Dessy Indri Astuti ternyata atlet wushu taulo. Dia pun tengah fokus menjalani latihan rutin
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Dessy Indri Astuti adalah dokter umum di RSU Royal Prima.
Tapi siapa sangka, wanita muda ini ternyata atlet Wushu Taulo yang memegang tiket di ajang PON Papua.
Di tengah kesibukannya menjalani profesi menjadi dokter, Dessy juga harus pandai-pandai mengatur waktu untuk jalani latihan.
Tak jarang, Dessy merasa kelimpungan untuk mengatur waktu antara kerja dan latihan.
Baca juga: Dwi Arimbi Lubis Atlet Wushu Taulo, Akan Bertanding dan Wujudkan Impian di PON Papua
"Persiapan PON ini ya gitu bang. Latihan rutin tiap hari. Dessy agak lebih repot karena bolak balik ke RS dan tempat latihan, terus ke RS lagi," ujarnya saat berbincang dengan www.tribun-medan.com, Kamis (15/4/2021).
Wanita kelahiran 8 Desember 1990 ini mengaku rasa letihnya itu tidak ada apa-apanya, demi menyabet gelar juara di PON nanti.
"Awalnya capek, tapi memang karena Dessy suka dan hobi dengan Wushu makanya sampai sekarang bisa menjalaninya. Senang rasanya punya rutinitas bolak balik RS dan tempat latihan," katanya.
Baca juga: Atlet Wushu Sanda, Manuel Prima Siahaan, Ingin Tunjukkan Jadi Atlet Juga Bisa Sukses
Dessy mengaku PON Papua ini merupakan even nasional keempat yang akan ia lakoni.
"Jadi saya harus maksimal dalam latihan meskipun berat. Tapi ini pilihan yang harus tetap saya jalankan," ungkapnya.
Mengenai persiapan PON Papua yang tinggal 6 bulan lagi, anak dari pasangan suami istri Kasiyanto dan Diah Pertiwi ini mengaku terus menjalani latihan sesuai program yang diberikan pelatih.
"Fokus ke latihan fisik, karena memang fisik menentukan seorang atlet dalam memaksimalkan gerakan teknik," terangnya.
Saat disinggung mengenai kendala selama latihan, Dessy mengatakan semua berjalan lancar.
Namun, Dessy tak punya kesempatan untuk latihan bersama pelatih asing di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.
"Karena ini juga, kami tidak bisa training camp (TC) di negeri luar seperti China," akunya.
Padahal, sambungnya, di beberapa provinsi lain, atlet taulo sudah ada yang dilatih oleh pelatih dari negeri tirai bambu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dessy-indri-astuti-atlet-wushu-taulo.jpg)