News Video
ABANG JAGO MARAH, Pukul Wajah Driver Ojol, Gara-gara Sepeda Motor Terhalang Keluar Parkir
Viral aksi arogan pria pengendara sepeda motor, memukul wajah seorang driver ojek online (ojol) saat berada di parkiran.
Penulis: M.Andimaz Kahfi | Editor: M.Andimaz Kahfi
ABANG JAGO MARAH, Pukul Wajah Driver Ojol, Gara-gara Sepeda Motor Terhalang Keluar Parkir
TRIBUN-MEDAN.COM - Viral aksi arogan pria pengendara sepeda motor, memukul wajah seorang driver ojek online (ojol) saat berada di parkiran Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.
Dalam video amatir yang beredar, tampak driver ojol sedang memarkirkan sepeda motornya sebentar, karena sedang melakukan top up OVO.
"Saya habis top up OVO, terus kan parkiran ramai. Motor saya agak menghalangi motor orang. Dikit lah, tapi saya parkir sesuai prosedur rapi," tulis driver ojol dalam keterangan video.
Saat hendak menghidupkan mesin sepeda motor, tiba-tiba seorang pria mengenakan kaos hitam mendatangi si driver ojol.
Tanpa basa basi, pria itu langsung memukul bagian wajah driver ojol tersebut.
Driver ojol yang mengenakan kaos merah sempat kebingungan, tak tahu kesalahan apa yang sudah ia perbuat. Hingga pria kaos hitam marah.
Terjadi percakapan antara keduanya, pria kaos hitam yang merasa seperti abang jago marah karena laju keluar sepeda motor miliknya dihalangi.
Driver ojol yang dipukul tidak membalas perlakuan pelaku dan hanya menghalangi wajahnya saat akan dipukul kembali oleh pelaku.
Melihat adanya keributan, dua orang pria dilokasi lalu coba menenangkan pelaku yang terlihat seperti sedang kalap.
Driver ojol lalu memundurkan sepeda motor miliknya agar abang jago yang mau keluar parkir bisa segera pergi.
Sambil memundurkan sepeda motor, abang jago kembali marah dan menunjuk-nunjuk wajah driver ojol.
Setelah mendapat jalan keluar dan tak dihalangi, abang jago bukannya langsung pergi meninggalkan lokasi.
Ia malah memberhentikan sepeda motor miliknya dan kembali turun untuk menjumpai korban.
Pelaku mengancam korban dan seolah memberikan contoh bagaimana cara parkir yang benar.