SANTAINYA Komandan Kapal Perang Amerika Menguntit Kapal Induk China di Laut China Selatan

Dalam beberapa hari terakhir beredar foto-foto kapal perang Amerika USS Mustin menguntit kapal induk China Lioaning di Laut Filipina.

Editor: Tariden Turnip
twitter
Komandan kapal perang USS Mustin dan Wakilnya santai mengamati kapal induk China Liaoning di Laut Filipina 

TRIBUN-MEDAN.COM - Di tengah ketegangan Laut China Selatan di mana Angkatan Laut China dan Angkatan Laut Amerika sama-sama mengerahkan armadanya, beredar foto-foto kapal perang Amerika USS Mustin menguntit kapal induk China Liaoning.

China mengerahkan konvoi kapal induk Liaoning ke Laut China Selatan untuk menggelar latihan rutin di dekat Taiwan, Sabtu, 3 April 2021.

Sebelum masuk ke Laut China Selatan, konvoi kapal induk Liaoning didampingi kapal perusak Type 055 Nanchang, kapal perusak Type 052D Chengdu dan Taiyuan, fregat Type 054A Huanggang, dan kapal pemasok Type 091 Hulunhu melintasi perairan antara Pulau Okinawa dan Pulau Miyako menuju Samudera Pasifik.

Angkatan Laut Pasukan Bela Diri Jepang mengerahkan kapal destroyer dan pesawat pengintai mengawasi konvoi kapal induk Liaoning  

Kapten Senior Gao Xiucheng, juru bicara Angkatan Laut PLA, mengatakan, kelompok kapal induk Liaoning melakukan latihan di dekat Taiwan sebagai bagian dari pelatihan rutin yang dijadwalkan setiap tahun.

"Dengan target, meningkatkan kemampuannya untuk menjaga kedaulatan nasional, kepentingan keselamatan dan pembangunan," kata Gao dalam sebuah pernyataan pada Senin (5/4), seperti dikutip Global Times.

"Latihan serupa akan dilakukan secara rutin di masa depan," imbuh dia.

Sejumlah pengamat mengatakan pengerahan konvoi kapal induk Liaoning ke dekat Taiwan merupakan reaksi kehadiran kapal induk Amerika USS Theodore Roosevelt di Laut China Selatan sejak Minggu, 4 April 2021.

Kehadiran kapal induk Amerika USS Theodore Roosevelt di Laut China Selatan untuk memberi dukungan pada sekutunya Filipina dan Taiwan.

Sejak akhir Maret 2021, ratusan kapal-kapal nelayan China berada di Whitsun Reef yang diklaim Filipina sebagai wilayahnya.

Meski sudah berkali-kali diprotes Filipina, hingga Senin, sebagian kapal-kapal China yang disebut Filipina merupakan kapal milisi nelayan China, masih bertahan di Whitsun Reef.

Terakhir Amerika menambah kekuatan dengan mengerahkan konvoi kapal serbu amfibi USS Makin Island ke Laut China Selatan.

Kapal serbu amfibi USS Makin Island dan kapal induk USS Theodore Roosevelt menggelar latihan di Laut China Selatan.
Kapal serbu amfibi USS Makin Island dan kapal induk USS Theodore Roosevelt menggelar latihan di Laut China Selatan. (twitter)

Konvoi kapal induk USS Theodore Roosevelt membawa skuadron Carrier Air Wing 11, didampingi kapal penjelajah rudal kelas Ticonderoga USS Bunker Hill, Destroyer Squadron 23, dan kapal perusak rudal kelas Arleigh Burke USS Russell.

Sementara konvoi kapal serbu amfibi USS Makin Island membawa detasemen Wildcard dari Helicopter Sea Combat Squadron 23, Scorpions dari Helicopter Maritime Strike Squadron 49, Tactical Air Control Squadron 11, Assault Craft Unit (ACU) 5, dan Unit Ekspedisi Marinir Ke-15.

Sekadar diketahui Unit Ekspedisi Marinir Ke-15 menggunakan jet tempur siluman F-35B.

Sedangkan kapal pendampingnya adalah kapal dok pengangkut amfibi USS Somerset, dan kapal dok pengangkut amfibi USS San Diego.

Dalam beberapa hari terakhir beredar foto-foto kapal perang Amerika USS Mustin menguntit kapal induk China Lioaning yang disebut-sebut di Laut Filipina.

Dalam foto yang beredar, Komadan USS Mustin Komodor Robert J Briggs didampingi Wakil Komandan Komodor Richard D Slye duduk santai mengamati kapal induk China Lioaning dari kapalnya.

Belum diketahui kapan foto ini diambil.

Beberapa dokumen yang beredar menyebut foto ini diambil 4 April 2021.

Sebagian netizen menyebut foto ini diambil 10 April 2021.

Foto-foto ini menjadi diskusi hangat di grup-grup angkatan laut.

Sebagian besar menyatakan salut dan hormat pada keberanian personel USS Austin yang sangat berisiko menguntit kapal induk Liaoning yang juga dikawal kapal perang lainnya.

Yang lain menyebut keberanian kapal perang Amerika ini merupakan pesan bagi China.

Netizen lagi berharap Angkatan Laut China juga merilis foto tandingan yang diambil dari kapal-kapal China.

Seorang netizen dari Taiwan mengunggah foto satelit Sentinel yang menunjukkan kapal perang Amerika berani menguntit konvoi kapal induk Liaoning yang dikawal beberapa kapal perusak (destoyer).

Foto satelit Sentinel yang menunjukkan kapal perang Amerika menguntit konvoi kapal induk Liaoning
Foto satelit Sentinel yang menunjukkan kapal perang Amerika menguntit konvoi kapal induk Liaoning (facebook)

China yang menganggap Taiwan, sebagai provinsi yang memberontak menjadi sasaran agresi jet tempur China tiap hari.

Namun Amerika menunjukkan keberaniannya dengan rutin mengirimkan kapal perangnya melintasi Selat Taiwan.

Terakhir USS John S McCain melintasi Selat Taiwan, Rabu, 7 April 2021, yang keempat kali di era Joe Biden.

Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu mengatakan bahwa jika terjadi perang, Taiwan akan "berperang sampai akhir", saat mengumumkan peningkatan belanja militer.        

Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price bahwa China telah mengintimidasi Taiwan dan Amerika akan membelanya.

“Kami tentu saja telah memperhatikan dengan penuh perhatian pola upaya China yang sedang berlangsung dan upaya untuk melakukan intimidasi di kawasan, termasuk dalam konteks Taiwan,” kata Price.

"Amerika Serikat mempertahankan kapasitas untuk menolak setiap upaya pemaksaan atau bentuk paksaan lain yang akan membahayakan keamanan atau sistem sosial atau ekonomi rakyat Taiwan," katanya. (tribun-medan)   

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved