Rumah Dimaling hingga Tersisa Puing

Otak Pelaku yang Preteli Rumah di Medan Helvetia Sudah Diciduk Polisi

Namun, ia menegaskan masih ada pelaku lainnya yang diburu, sebab dalam menjalankan aksinya para pelaku bergerombolan.

Victory / Tribun Medan
Kondisi rumah yang dibongkar para maling hingga tinggal puing-puing di Jalan Budi Luhur, Kelurahan Sei Sikambing C, Kecamatan Medan Helvetia 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Otak pelaku penggondolan bahan bangunan rumah hingga telanjang di Jalan Budi Luhur Kelurahan Sei Sikambing C, Kecamatan Medan Helvetia diamankan polisi. 

Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia, Iptu Zuhatta Mahadi menyebutkan bahwa sudah ada dua otak pelaku yang telah diamankan. 

"Setelah korban buat laporan polisi, sebelum 1 kali 24 jam. Kami sudah menangkap 2 otak pelaku pembongkaran," bebernya kepada tribunmedan.com, Jumat (9/4/2021).

Namun, ia menegaskan masih ada pelaku lainnya yang diburu, sebab dalam menjalankan aksinya para pelaku bergerombol.

"Tapi pelakunya rame ini masih kami kembangkan dan dikejar," tegasnya.

Zuhatta menyebutkan para pelaku ini diamankan di jalanan dan di rumah para pelaku. 

Ia menyebutkan bahwa kronologi kejadian rumah tersebut ditinggal dalam waktu bertahun-tahun.

Namun, baru mendapati rumahnya lenyap pada Rabu (7/4/2021) dan langsung membuat laporan polisi.

"Korban Sugianto buat LP kemarin Rabu 7 April 2021, kronologisnya rumah kosong ditinggal sama pemiliknya sudah bertahun. Ini sudah terjadi berulang kali, sudah dalam waktu lamalah berbulan-bulan. Tapi pemilik rumah baru tahu kemarin dan langsung membuat laporan polisi," jelasnya.

Lebih lanjut, Zuhatta menyebutkan bahwa pelaku tersebut tidak sendirian, namun dilakukan secara berkelompok. 

"Kita yakini pelaku tidak hanya sendiri, karena yang dicuri ini tidak sedikit, dan karena dari rumah korban yang tersisa hanya dindingnya saja," bebernya.

Ternyata pelaku pencurian rumah hingga sisahkan dinding sempat bertemu saudara pemilik hingga bertengkar saat beraksi.

Kepling XI Kelurahan Sei Sikambing C II Medan Helvetia, Zulham Zai menceritakan kejadian pencurian tersebut terjadi pada Rabu (7/4/2021) dimana pemilik rumah Sugianto tahu dari keluarganya yang tinggal di sekitaran lokasi tersebut.

"Tahu itu dicuri itu mereka melapor saya sudah kejadian, dua hari lalu. Pemiliknya tahu karena ada keluarga yang melapor, dia bilang ke saya, rumah kami dibongkar," bebernya saat ditemui di rumahnya, Jumat (9/4/2021).

Bahkan selanjutnya, keluarga Sugianto sempat memergoki pelaku yang sedang beraksi dan sempat bertengkar. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved