Dikunjungi Pengurus Golkar, PKS Sumut Ungkap Siap Bekerjasama Meski Beda Warna

Menurut Ijeck, PKS punya sejarah dalam memenangkan pasangan Eramas yang maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 lalu.

Mustaqim / Tribun Medan
DPW PKS Sumut saat menerima kunjungan rombongan pengurus DPD Partai Golkar Sumut, di sekretariat mereka di Jalan Bunga Asoka Medan, Rabu (7/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Sumatera Utara pada Rabu (7/4/2021) menerima kunjungan rombongan pengurus DPD Partai Golkar Sumut, di sekretariat Jalan Bunga Asoka Medan.

Ketua DPW PKS Sumut, Usman Jakfar mengatakan pertemuan dua pengurus partai ini menandakan komunikasi yang terbangun selama ini berjalan baik.

Sehingga dapat memupuk nilai-nilai demokrasi di Indonesia, khususnya Sumut.

Harapannya jalinan silaturahmi dua partai politik tersebut bisa melahirkan ide-ide cemerlang yang dapat memajukan Sumut. 

"Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada DPD Partai Golkar Sumut, yang dalam hal ini diketuai bapak Musa Rajekshah. Kami dengan ini, Partai PKS menyatakan siap bekerja sama dengan partai apapun dengan agenda mewujudkan Sumut yang lebih baik," kata Usman.

Lanjut Usman, perbedaan warna bila bersatu biasanya akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Tentunya bisa membuat masyarakat menjadi lebih sejahtera.

"Walaupun berbeda warna, justru perbedaan warna itu lah yang kalau kita gabungkan, Insya Allah sesuatu itu menjadi sangat indah," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, DPW PKS Sumut pun menitipkan aspirasi masyarakat kepada Partai Golkar Sumut untuk turut disampaikan ke pengurus pusat partai berlambang pohon beringin tersebut.

Adapun aspirasi dimaksud yakni, tentang masa jabatan presiden yang tidak boleh lebih dari dua periode, sesuai Pasal 7 UUD RI 1945 yang berbunyi Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan.

"Semoga DPD Partai Golkar Sumut juga dapat menyampaikan aspirasi ini kepada DPP Partai Golkar," harap Usman.

Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Musa Rajekshah menyebutkan bahwa kehadiran dirinya bersama pengurus Partai Golkar Sumut tak lain hanya untuk bersilaturahmi.

Ungkap Ijeck, dunia politik merupakan hal baru bagi dirinya. Sebab selama ini hanya aktif mengurusi organisasi sosial dan olahraga.

"Intinya dari pertemuan ini adalah silaturahmi. Tidak ada muatan politik lain, tidak. Tapi mudah-mudahan baik untuk kita. Dan baik untuk semua. Sebelumnya saya hanya berkecimpung di organisasi sosial. Dan baru ini menjadi ketua partai," ungkapnya.

Menurut Ijeck, PKS punya sejarah dalam memenangkan pasangan Eramas yang maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 lalu.

Meski dirinya kini menjabat sebagai Ketua Golkar Sumut, bukan berarti ada jarak antara Ijeck dengan PKS Sumut.

Ia berharap hubungan baik Partai Golkar dan PKS di Sumut tetap bisa terus terjalin.

"PKS merupakan salah satu partai pendukung Eramas. Saya ucapkan terima kasih. Dalam kesempatan ini saya di Golkar. Bukan berarti kita harus bersebrangan. Terlebih kita sebelumnya secara pribadi memang memiliki hubungan yang baik," ucapnya.

(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved