UPDATE BANJIR Flores Hari Ini 63 Orang Tewas, Petugas Terkendala Alat Berat Evakuasi Korban

Korban tewas akibat banjit di Nusa Tenggara Timur terus bertambah.  Dikabarkan, 63 warga di Desa Nelelamadike tewas akibat banjir dan longsor.

Editor: Salomo Tarigan
Istimewa/PosKupang
Banjir bandang menerjang wilayah Waiwerang di Pulau Adonara Kabupeten Flores Timur pada Sabtu 3 April 2021. 

T R IBUN-MEDAN.com - Korban tewas akibat banjir yang melanda nusa Tenggara Timur terus bertambah. 

Dikabarkan, 63 warga di Desa Nelelamadike tewas akibat banjir dan longsor.

Seperti diberitakan, bencana banjir bandang terjadi di beberapa Kabupaten Nusa Tenggara Timur (NTT) yakni Flores Timur, Alor, Sumba Timur, Sabu Raijua, Malaka, Timor Tengah Utara. 

Baca juga: WASPADA Masker Medis Palsu, Risiko Tertular Covid-19 Tinggi, Ini Imbauan Kementerian Kesehatan

Banjir bandang ini menyebabkan korban nyawa yang hilang ditelan banjir, rumah penduduk dan infrastruktur jalan raya dan jembatan yang hancur berantakan.

Banyak warga yang kehilangan tempat tinggal di tengah bencana yang masih melanda, sehingga terpaksa mengungsi ke rumahrumah warga yang selamat, ke bale desa atau ke rumah ibadah gereja.

Baca juga: UPDATE Banjir dan Longsor di Flores Timur NTT, 63 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi

Anggota DPR RI dari Dapil NTT 1 Andreas Hugo Pareira sudah berkomunikasi dengan Bupati Flores Timur, Anton Gege Hadjon, yang seharian kemarin berkunjung ke lokasi bencana di Adonara.

BARU SEHARI Pengantin Baru, Atta Halilintar Bicara Konflik dengan Aurel, Thariq:Berantem ya

Dari pengamatan di lapangan, Anton menyampaikan, sampai saat ini ditemukan 63 warga yang meninggal dunia akibat bencana di Kecamatan Ileboleng Kabupaten Flores Timur, sementara masih banyak warga yang belum ditemukan dan belum diketahui nasibnya.

Untuk tahap awal, dia menjelaskan warga yang selamat dari bencana sangat membutuhkan bantuan bahan makanan karena mereka kehilangan semuanya, harta benda dan lahan pertaniannya.

Seorang Pria Tewas Ditikam di Mabar Hilir, Kapolsek Ancam Pelaku, Imbau Menyerahkan Diri

Dia mengatakan pula, Bupati Flores Timur Anton berharap agar pemerintah pusat segera turun tangan menyiapkan alat-alat berat membantu membersihkan dan memperbaiki keadaan darurat di daerah bencana.

Terutama daerah-daerah aliran sungai agar tidak terjadi pelebaran luapan banjir yang merusak kampung dan lahan pertanian masyarakat.

Klasemen MotoGP 2021 Usai Quartararo Menang di MotoGP Doha 2021, Johann Zarco Finish di Urutan 2

“Selanjutnya, melihat kondisi kerusakan yang parah, agar pemerintah pusat segera menyiapkan anggaran perbaikan infrastruktur terutama jalan, jembatan serta bantuan darurat untuk rumah-rumah penduduk yang hanyut berantakan terbawa banjir,” ujar politikus PDI Perjuangan ini kepada T r ibunnews.com, Senin (5/4/2021).

Untuk tahap awal, pagi ini anggota Komisi X DPR RI ini berkoordinasi dengan DPP Partai dan Bupati Flores Timur, Anton Hajon untuk mengirimkan dana bantuan untuk membeli dan mengirimkan bahan makanan untuk masayarakat yang tertimpa bencana.

Jadwal Siaran Langsung Real Madrid vs Liverpool, Munchen vs PSG, Porto vs Chelsea,M City vs Dortmund

Berdasarkan rilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), perkembangan terkini bencana banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Flores Timur pada Senin (5/4/2021), pukul 05.00 WIB, data sementara mencatat 256 jiwa warga mengungsi di Balai Desa Nelemawangi dan sejumlah warga lainnya mengungsi di Balai Desa Nelelamadike.

63 Orang Tewas

Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Boli mengatakan, 63 warga di Desa Nelelamadike, Kecamatan Ileboleng, Flores Timur, NTT, tewas tertimbun longsor.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved