Kabar Simpatisan FPI Terduga Teroris Terhubung dengan Habib Rizieq Shihab, Berikut Penjelasannya

Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan empat orang simpatisan FPI terlibat aksi terorisme. Beberapa di antaranya pembuat bom

Editor: Array A Argus
Kompas.com/Sonya Teresa
Rizieq Shihab tiba di Polda Metro Jaya pada Sabtu (12/12/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com--Densus 88 Antiteror Mabes Polri belum lama ini mengamankan sejumlah simpatisan Front Pembela Islam (FPI) di Jakarta, yakni di Kabupaten Bekasi dan Tangerang Selatan.

Adapun terduga teroris yang diamankan itu yakni Zulaimi Agus, Husein Hasny, Bambang Setiono, Wiloso Jati, dan Ahmad Junaidi.

Dari kelima orang itu, satu di antaranya merupakan pembuat dan perakit bom.

Dia adalah Zulaimi Agus. Sementara Husein Hasny, kabarnya merupakan donatur dan penyandang dana. 

Baca juga: Wakil Ketua Bidang Jihad FPI Terlibat Terorisme dan Hadiri Sidang Rizieq Shihab, Ini Kata Warga

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku sempat menargetkan SPBU.

Mereka ingin meledakkan SPBU dan industri China, serta ingin menyiramkan air keras pada orang keturunan Tionghoa. 

Dari sejumlah pelaku tersebut, dua diantaranya sempat diketahui menghadiri sidang Habib Rizieq Shihab.

Mereka adalah Zulaimi Agus dan Husein Hasny.

Sehingga, banyak orang beranggapan bahwa para pelaku ini terhubung dengan Habib Rizieq Shihab.

Menanggapi hal ini, kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, yang juga eks Wasekum FPI, Azis Yanuar mengatakan bahwa FPI sudah bubar.

Baca juga: SOSOK Abdullah Hehamahua Mantan Penasihat KPK, Sebut Temuan Atribut FPI dan Teroris Pengalihan Isu

"FPI, Front Pembela Islam sudah bubar. Itu fakta," katanya saat dikonfirmasi Warta Kota, Minggu (4/4/2021).

Terkait adanya terduga teroris yang mengaku simpatisan FPI, Aziz menilai itu adalah tudingan jahat rekayasa pemerintah zalim dengan kolaborasi media Iblis.

"Mengenai ada klaim dari eks anggota FPI yang pernah gabung FPI dulu dan saat ini menjadi terduga pelaku teror, maka itulah namanya framing jahat kolaborasi media Iblis dan Iblis operator isu jualan teror ini," kata Azis.

"Karena membuktikan FPI dengan aksi teror saat ini adalah tidak mungkin, karena FPI nya sudah bubar. Kan yang bubarkan pemerintah zalim," tambah dia.

Karena yang membubarkan adalah pemerintah zalim, menurut Azis, sangat tak relevan pula meminta pertanggungjawaban ke pihak yang sudah tidak eksis lagi sebagai sebuah entitas.

Baca juga: Pengakuan Anggota FPI Pembuat Bom dan Soal Kekecewaan pada Pemerintah Masa Pilpres

Sumber: Warta kota
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved