SOSOK ZA Mahasiswi Terduga Teroris Penyerang Mabes Polri, Ternyata Punya Teman Pria di Dalam Mobil

Informasi yang beredar terduga teroris ini berinisial ZA (26) yang berstatus mahasiswi. Pelaku kelahiran 1995  dalam data KK nya tinggal di Ciraras.

Editor: AbdiTumanggor
ISTIMEWA/TANGKAPAN LAYAR VIDEO
Pelaku dengan menenteng senjata api menerobos masuk ke Mabes Polri, Rabu (31/3/2021). Pelaku tewas ditembak. 

"Yang turun dari mobil si perempuannya, dia bawa senjata, cuma saya nggak tahu jenisnya apa," ujar dia.

Petugas piket di Mabes Polri spontan bangkit dari tempat duduknya dan masuk ke dalam ruangan di saat terduga teroris berjalan perlahan-lahan dari belakang. Sang polisi pun selamat dari tembakan senjata api.
Petugas piket di Mabes Polri spontan bangkit dari tempat duduknya dan masuk ke dalam ruangan di saat terduga teroris berjalan perlahan-lahan dari belakang. Sang polisi pun selamat dari tembakan senjata api. (TRIBUN MEDAN/HO/TANGKAPAN LAYAR VIDEO)

Sementara itu, Ari menyebut terduga teroris laki-laki tidak turun dari mobil.

"Sampai sekarang masih dicari kayaknya," ucap Ari.

Ia menjelaskan, peristiwa penyerangan oleh orang tak dikenal yang diduga teroris itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.

Ketika itu, Ari yang berpofesi sebagai tukang parkir sedang memindahkan mobil milik anggota Polri.

Mobil tersebut terparkir tepat di depan Mabes Polri.

Tak lama kemudian, ia mendengar suara tembakan dari area parkir Mabes Polri.

"Setelah tembakan pertama, saya keluar dari mobil. Itu saya lihat langsung terorisnya," ujar Ari saat ditemui di lokasi.

Menurut Ari, terduga teroris itu merupakan seorang perempuan.

Ia juga membawa senjata api.

"Dia sempat nembak dua sampai tiga kali di parkiran," ujar dia.

Setelah itu, sambungnya, terduga teroris tersebut lari ke arah lobi utama Mabes Polri.

"Kejar-kejaran tuh dari parkiran sampai lobi. Nah kenanya di dekat lobi si terorisnya," ucap Ari.

Terduga teroris itu pun ambruk terkena timah panas yang ditembakkan polisi.

Hingga saat ini, area Mabes Polri masih dijaga ketat aparat kepolisian bersenjata lengkap.

Selain itu, polisi juga melakukan penyisiran di sekitar Mabes Polri.

Sebelumnya,  pasangan suami istri (pasutri) Muh Lukman HS/Lukman (26) dan istrinya Yogi Sahfitri Fortuna (YSF), melakukan serangan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021.

Namun sekuriti gereja Kosmas berhasil menahan motor yang ditumpangi kedua pelaku hingga bom yang mereka bawa meledak dan menewaskan pasutri ini.

Bahkan jasad pasutri ini tidak utuh, kepala pelaku ditemukan di atap bangunan di samping gereja.

Kosmas terluka dan kini kondisinya membaik.

Pascabomgereja Makassar, Densus 88 meringkus sejumlah teroris di pelbagai daerah di Indonesia.

Baca juga: Mabes Polri Diserang Terduga Teroris, Pelaku Berpakaian Perempuan Tewas Ditembak di Lokasi

Baca juga: Video Polisi Piket Spontan Bangkit dari Tempat Duduknya saat Terduga Teroris di Belakangnya

Baca juga: Beruntung Polisi Ini, Spontan Bangkit dari Tempat Duduknya saat Terduga Teroris Datang dari Belakang

(*/Tribunmedan.id/ Kompas.com)

Artikel ini dikompilasi dari Tribunnews.com dengan judul Saksi Sebut Wanita Terduga Teroris Itu Sempat Nembak Dua Sampai Tiga Kali di Parkiran

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved