Viral Medsos
Beruntung Polisi Ini, Spontan Bangkit dari Tempat Duduknya saat Terduga Teroris Datang dari Belakang
Terduga teroris yang ditembak mati saat masuk komplek Mabes Polri di Jalan Trunojoko, Jakarta Selatan
Terduga teroris yang ditembak mati saat masuk komplek Mabes Polri di Jalan Trunojoko, Jakarta Selatan, diketahui membawa senjata api (senpi).
TRIBUN-MEDAN.COM - Markas Besar (Mabes) Polri dikabarkan diserang teroris.
Terduga teroris tersebut tampak mengenakan pakaian hitam.
Kondisinya terkapar dan disebut telah tewas.
Bahkan juga terlihat sebuah senjata ada disamping terduga teroris tersebut.
Tak jauh dari kondisi pelaku yang telah terkapar, tampak seorang berseragam polisi dengan menenteng senjata sedang bersembunyi dan bersiaga di balik mobil yang telah terparkir di sekitar lokasi.
Ada 7 mobil terparkir di sekitar terduga teroris yang telah tergeletak itu.
Dalam video, yang mengejutkan, petugas Provos yang sedang berjaga di lokasi sempat duduk dan di belakangnya datang perlahan-lahan terduga pelaku.
Di saat terduga teroris tersebut sudah mau mendekati, petugas Provos spontan bangkit dari tempat duduknya dan berjalan ke dalam ruangan, dan pelaku pun tidak sempat mengeluarkan senjata apinya.
Pelaku berjalan ke arah samping dan mengeluarkan senjatanya dan terjadilah baku tembak. Sang Provos pun selamat dari tembakan.
Hal itu tampak dari video yang diterima Tribun-Medan.com, Rabu (31/3/2021) sore.
Hingga berita ini dibuat, belum diketahui, kronologi kejadian tersebut.
Polisi juga belum memberikan keterangan atas serangan terduga teroris tersebut.
Dilansir dari Tribunnews.com dengan judul Kapolda Metro Tiba di Lokasi Penembakan Orang Tak Dikenal di Mabes Polri,
Saat ini, Kapolda Metro Jaya sudah berada di lokasi.
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran sudah tiba di lokasi.
Fadil tiba sekira pukul 16.50 WIB.
Tak mengucapkan apapun, Fadil langsung bergegas.
Wartawan juga tak diperkenankan berada di sekitar lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, polisi belum memberi keterangan resmi.
TONTON VIDEONYA
////
Baca juga: SOSOK ZA Mahasiswi Terduga Teroris Penyerang Mabes Polri, Ternyata Punya Teman Pria di Dalam Mobil
Baca juga: PERBAKIN Tegaskan Wanita Terduga Teroris Penyerang Mabes Polri Bukan Anggotanya, Ini Sosok ZA
Kapolda dan Pangdam Sisir Daerah Rawan Teroris di Sumut Pakai Motor Trail. (Tribun Medan/ Victory)
Kapolda dan Pangdam Sisir Daerah Rawan Teroris di Sumut Pakai Motor Trail
Sementara itu, Kapolda Sumut bersama Pangdam Bukit Barisan menyisir situasi Kamtibmas jelang berlangsungnya Perayaan Jumat Agung dan Paskah di Kota Medan, Sumatera Utara dan sekitarnya, Rabu (31/3/2021).
Amatan tribunmedan.com, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak bersama Pangdam I BB Mayjen TNI Hasanuddin terlihat mengendarai sepeda motor trail beriringan melakukan patroli bersama memantau situasi kamtibmas di Kota Medan dan Deliserdang.
Kedua jenderal berpangkat bintang dua tersebut berangkat dari Makodim 0201/BS di Jalan Kejaksaan, kemudian Kapolda dan Pangdam I/BB bersama sejumlah personil polisi dan tentara mengendarai sepeda motor menyisiri sejumlah ruas jalan.
Jalanan yang dilintasi, yakni Jalan Raden Saleh, Jalan Balai Kota, Jalan Putri Hijau, Jalan Pulau Brayan, Jalan KL Yos Sudarso.
Kemudian rombongan melintas Simpang Kampung Salam dan Simpang Buaya hingga ke Mapolres Belawan.
Dari Mapolres Belawan, rombongan Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB kembali melanjutkan perjalanan ke Jalan Yos Sudarso, Jalan Krakatau atau Cemara, Jalan Pancing, Jalan Sei Rotan, Jalan Batangkuis, dan berakhir di Mapolres Deliserdang.
Daerah yang disisir ini adalah lokasi rawan terorisme yang sebelumnya Densus 88 Mabes Polri mengamankan sejumlah terduga teroris di daerah Belawan dan Deliserdang sekitarnya.
Selama perjalanan, Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB terlihat melirik ke kanan dan ke kiri melihat langsung situasi kamtibmas di Kota Medan dan Deliserdang yang masih terpantau kondusif tanpa adanya gangguan yang dapat menghambat aktifitas masyarakat.
Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, mengatakan tujuan patroli bersama ini untuk menegaskan patroli gabungan ini untuk memberikan rasa aman dan tidak takut akan adanya aksi terorisme.
"Hari ini kita melaksanakan patroli gabungan bersama jajaran TNI dan Polri di wilayah Sumatera Utara ini. Tujuannya adalah dalam rangka aman kepada masyarakat dan menjamin kepada masyarakat bahwa kegiatan tetap dilaksanakan seperti biasanya dengan tidak merasa terganggu dengan apapun juga," bebernya.
Panca membeberkan hal ini juga untuk memastikan keamanan menjelang Hari Raya Paskah dan Lebaran.
"Lebih khusus kita akan memasuki masa Paskah dengan bulan suci Ramadan jadi kita melaksanakan patroli bersama untuk memberikan rasa aman itu," bebernya.
Ia juga menyebutkan bahwa dengan adanya sinergisitas dari TNI dan Polri masyarakat bisa merasakan situasi aman dan
"Mudah-mudahan kita mengunjungi beberapa tempat nanti, begitu sudah sampai di Deliserdang nanti kita akan masyarakat akan merasakan bagaimana situasi di masyarakat ini. Apalagi dengan melihat kebersamaan TNI dan Polri ini," pungkas Panca. (Vic/tribunmedan.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/teroris-di-mabes-polri-ditembak.jpg)