Pakai Kode Takjil, Berikut Fakta dan Identitas Terduga Teroris Beserta Barang Bukti yang Diamankan

Polisi akhirnya membeberkan kasus penangkapan teroris beserta barang buktinya. Para terduga teroris pakai sandi takjil untuk bahan peledak

Editor: Array A Argus
TRIBUNNEWS
Petugas kepolisian melakukan penggeledahan rumah terduga teroris di kawasan Condet, Jakarta Timur, Senin (29/3/2021). Kepolisian Polda Metro Jaya menangkap dua terduga teroris di kediamannya yang juga dijadikan ruang pamer (showroom) mobil bekas. Penangkapan kedua terduga teroris ini berkaitan dengan peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3) pagi. Tribunnews/Jeprima 

Selanjutnya BS menginformasikan kepada NAJ terkait dengan 'takjil.'

Istilah 'takjil' ini adalah kode yang digunakan untuk menyebut bahan peledak.

Baca juga: TOTAL 13 Terduga Teroris Jaringan Jamaah Ansharut Daulah Ditangkap Densus 88 Usai Bom Bunuh Diri

"Peran BS adalah mengetahui pembuatan handak dan cara membuat handak. Menyampaikan kepada saudara NAJ terkait dengan takjil. Mereka mengistilahkannya dengan istilah takjil. Setelah dicampurkan yang akan menghasilkan bom dengan ledakan besar," ujar Irjen Fadil.

3. AJ (46), Laki-laki

AJ memiliki peran untuk mengetahui dan membantu ZA dalam pembuatan bahan peledak.

Selain itu AJ bersama dengan BS mengikuti beberapa pertemuan.

Pertemuan tersebut dalam rangka untuk melakukan persiapan-persiapan melakukan teror dengan menggunakan bahan peledak.

Baca juga: 5 Bom Aktif yang Siap Diledakkan Diamankan Polisi dari Lokasi Terduga Teroris di Bekasi dan Condet

Baca juga: Polri Tangkap 1 Orang Terduga Teroris Pelaku Diduga Pemilik Bom dan Bahan Baku Peledak

Baca juga: Sejumlah Atribut FPI Disita Polisi Saat Penggerebekan Terduga Teroris di Bekasi dan Condet

4. HH (56) Laki-laki

HH adalah terduga teroris yang ditangkap di Condet, Jakarta Timur.

Di antara keempat terduga teroris lainnya, HH memiliki peran cukup penting dalam kelompok tersebut.

HH berperan untuk merencanakan taktis dan teknis pembuatan, bersama dengan ZA.

Baca juga: PUJI SYUKUR, Lima Bom Aktif Belum Sempat Diledakkan Kelompok Teroris, Ini Kata Kapolri

Tak hanya itu, HH juga hadir di beberapa pertemuan-pertemuan persiapan.

HH juga berperan untuk membiayai dan mengirimkan video tentang teknis pembuatan kepada tiga tersangka lainnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved