Viral Medsos

Gadis Ini Bohongi Ibunya dan Ngaku Kuliah di Luar Negeri, Fakta Sebenarnya Bikin Miris

Seorang gadis yang tinggal di Turki berbohong kepada ibunya bahwa dia baru saja lulus di Fakultas Kedokteran di Universitas Oxford, Inggris.

The Sun
Seorang gadis berusia 25 tahun tega membohongi orang tuanya selama bertahun-tahun. 

Usut punya usut, Merve bahkan tidak memiliki paspor dan tidak pernah meninggalkan Turki, apalagi pergi ke Inggris untuk kuliah.

TRIBUN-MEDAN.com - Kebohongan seorang gadis kepada ibunya terbongkar setelah keduanya hadir di acara televisi,

Melansir dari The Sun, (Jumat (26/3/2021), seorang gadis yang tinggal di Turki berbohong kepada ibunya bahwa dia baru saja lulus di Fakultas Kedokteran di Universitas Oxford, Inggris.

Gadis itu bernama Merve Bozkurt  (25), berbohong kepada ibunya, Gulseren yang berusia 57 tahun.

 

Universitas Oxford merupakan salah satu kampus yang paling bergengsi di dunia.

Seorang gadis berusia 25 tahun tega membohongi orang tuanya selama bertahun-tahun.
Seorang gadis berusia 25 tahun tega membohongi orang tuanya selama bertahun-tahun. (The Sun)

Nyatanya, Merve tidak pernah lulus dan menginjakkan kakinya di universitas mana pun.

Dia tega berbohong kepada ibunya yang sudah tua untuk mendapatkan uang bulanan agar hidupnya terlihat mewah.

Usut punya usut, Merve bahkan tidak memiliki paspor dan tidak pernah meninggalkan Turki, apalagi pergi ke Inggris untuk kuliah.

Ia hanya pindah dari kampung halamanya di Kota Antakya ke Istanbul untuk mencari pekerjaan.

Sementara itu, sang ibu dengan bangganya berkata kepada tetangga bahwa anaknya sedang menempuh pendidikan tinggi di kampus ternama itu.

Gulseren rutin setiap bulan mengirimkan uang untuk biaya kehidupan putri kesayangannya itu seperti tertulis di artikel Serambi News berjudul 'Gadis Ini Bohongi Orang Tuanya Bertahun-tahun, Ngaku Kuliah di Luar Negeri, Terbongkar usai Acara TV'.

Terungkapnya kebohongan itu berawal dari sebuah acara televisi lokal yang menghadirkan Gulseren dan anaknya.

Dalam laporannya, Gulseren mengatakan dia telah mencari nafkah dengan menjual bunga segar di kota Antakya selama lebih dari 10 tahun .

Pekerjaan menjual bunga ini telah mampu membuat anaknya yang lain menempuh pendidikan yang layak.

“Saya menghabiskan uang yang saya hasilkan untuk anak-anak saya, karena saya tak ingin mereka seperti saya,” uangkapnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved