MEMALUKAN, Ibu Kades Digerebek Tanpa Busana, Lagi Ditindihi Anak Buah di Kamar, Kini Didesak Mundur

Seorang ibu kepala desa digerebek suaminya saat berhubungan badan dengan stafnya. Bahkan, ketika digerebek mereka tidak mengenakan pakaian

eva.vn
Istri pergoki suami main serong di hotel, lalu labrak selingkuhannya di depan kakak ipar 

TRIBUN-MEDAN.COM - Seorang ibu kepala desa digerebek suaminya saat berhubungan badan dengan stafnya. Bahkan, ketika digerebek mereka tidak mengenakan pakaian alias telanjang. 

Skandal perselingkuhan yang memalukan itu terjadi di Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. 

Saat ini, pemberitaan kepala desa wanita yang berselingkuh itu viral ke seluruh Indonesia. 

Oleh karena itu, sejumlah pejabat bereaksi keras di antaranya anggota DPRD Pasuruan

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Kasiman pun menyarankan kades itu mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Kasiman mengaku sangat prihatin dengan perilaku dan etika kades yang diduga berbuat zina dengan berselingkuh dengan orang lain.

Kades Wotgalih, Kecamatan Nguling itu digerebek oleh suaminya sendiri di rumahnya belum lama ini.

Bu Kades adalah warga Karang anyar, Desa Wotgalih, Kecamatan Nguling.

Sedangkan pria yang berduaan dengannya di dalam rumah adalah warga Pejaten, Desa Wotgalih, Kecamatan Nguling, yang diduga salah satu perangkat desa.

"Ini jelas melanggar konstitusi dan merusak etika kades yang seharusnya memiliki moral dan akhlak yang baik sebagai pemimpin. Ini mencoreng nama baik kades yang seharusnya memiliki kewajiban untuk menjaga ketertiban dan keamanan," urai Kasiman, Senin (22/3/2021).

Setelah penggerebekan oleh suami kades dan warga setempat, kasus ini ditangani Satreskrim Polres Pasuruan Kota.

Kasiman menambahkan, akan lebih arif dan bijaksana jika kades mengundurkan diri dari jabatannya.

"Ke depan, saya akan kumpulkan kades-kades se-Pasuruan untuk membahas hal ini. Agar jangan sampai berbuat yang kurang baik," tutup politisi Partai Gerindra ini.

Sementara Kasubag Humas Polres Pasuruan, AKP Endy Purwanto saat dihubungi membenarkan bahwa kasus ini sudah didalami.

"Kasus dugaan perselingkuhan dan perzinaan ini masih didalami oleh pihak kepolisian," kata Endy.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved