Densus 88 Tangkap Teroris di Sumut
TERUNGKAP, Petugas Densus 88 dan Terduga Teroris Sempat Salat Jemaah Bersama
terduga teroris Suhartono alias Jarwo sempat salat berjemaah dengan petugas Densus 88 Antiteror di masjid komplek Graha Deli Permai.
Penulis: Array A Argus | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Rukun Warga (RW) I, Iwan mengatakan bahwa terduga teroris Suhartono alias Jarwo sempat salat berjemaah dengan petugas Densus 88 Antiteror di masjid komplek Graha Deli Permai.
Pagi itu, petugas Densus 88 memakai pakaian biasa. Penampilannya tidak mencurigakan.
"Cuma kita kan tahu, mana yang biasa salat di masjid sini atau tidak. Pagi itu yang menangkap Suhartono ikut salat berjemaah di sini. Saya pun tahu kok," kata Iwan, yang saat ditemui www.tribun-medan.com tengah ngobrol dengan Kanit Intel Polsek Namorambe Iptu L Nababan, Jumat (19/3/2021) sore.
Selepas salat subuh, sambung Iwan, Suhartono yang tengah membawa anak laki-lakinya pulang ke rumah.
Suhartono berboncengan mengendarai sepeda motor Honda GL Pro.
Hanya beberapa meter dari rumahnya, Suhartono kemudian diadang petugas Densus 88 yang menyamar.
Dari cerita Iwan, petugas Densus 88 ternyata mengendarai lima unit mobil. Bukan tujuh mobil sebagaimana penuturan warga sebelumnya.
"Dua mobil Innova, tiga lagi mobil Avanza," kata Iwan.
Saat diamankan, Suhartono melawan. Dia meronta berusaha melepaskan dekapan petugas.
Karena penangkapan riuh, warga pun berkumpul. Warga menduga terjadi tindak kejahatan di komplek Graha Deli Permai.
"Petugas yang nangkap kemudian menunjukkan tanda pengenal," terang Iwan.
Setelah tahu yang menangkap Suhartono adalah petugas Densus 88, warga pun mundur.
Selanjutnya petugas Densus 88 membawa Suhartono ke rumahnya.
Sebelum tiba di rumah, Iwan meminta petugas Densus 88 menyembunyikan senjata api yang dibawa.
Iwan tidak ingin anak Suhartono ketakutan melihat senjata api itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/terduga-teroris-di-graha-deli-permai.jpg)