Sudah Diizinkan Nginap, Pria Ini Malah Curi Brankas di Rumah Temannya, Lanjut Tidur Habis Dapat Uang
Sebagai seorang teman, sudah sewajarnya membantu temannya saat kesusahan.Namun, apa jadinya jika sudah dibantu, tetapi malah menyalahgunakan bantuan
TRIBUN-MEDAN.com – Sebagai seorang teman, sudah sewajarnya membantu temannya saat kesusahan.
Namun, apa jadinya jika sudah dibantu, tetapi malah menyalahgunakan bantuan tersebut dan mencuri?
Hal ini baru-baru saja terjadi di Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Cina.
Menurut The Paper, pada pagi hari tanggal 6 Februari di Jalan Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Cina, ada seorang pria yang mengendarai sepeda listrik dan membawa bungkusan hitam yang tidak diketahui asal usulnya.
Ia terlihat sangat mencurigakan. Tak lama kemudian, pria ini ditangkap dengan tuduhan pencurian.
Hal yang paling mengejutkan adalah pria ini mencuri barang dari sahabatnya, yang juga membawanya hari itu.
Pria di atas bermarga Tian. Sekitar pukul 22.00 tanggal 5 Februari, Tian menelepon seorang teman dekat bernama Liu.
Ia mengatakan, dirinya ingin tinggal di rumah Liu selama satu malam karena dia tidak punya tempat tinggal karena mengalami beberapa masalah.
Karena orangtua Liu pulang ke kampung halaman mereka untuk merayakan Tet atau tahun baru Vietnam dan rumahnya punya kamar kosong, maka Liu tidak ragu untuk mempersilakannya menginap.
Liu dan istrinya menyambut Tian dengan penuh perhatian, mereka tidak mengharapkan apa-apa.
Hanya sekitar satu jam setelah panggilan telepon, Tian muncul di depan rumah Liu.
Liu dengan antusias membukakan pintu untuknya, bahkan memberi tahu dia kata sandi di pintu rumahnya.
Melihat sahabatnya datang untuk bertahan hidup, Liu dan istrinya bahkan lebih menenangkannya.
Mereka kemudian pulang ke kampung halaman untuk merayakan Tet dan berpikir bahwa Tian hanya tinggal sehari dan akan pergi.
Pada 19 Februari, setelah liburan Tahun Baru, Liu dan orangtuanya kembali ke Kota Hangzhou.
Tiba di rumah, tiba-tiba mereka menemukan bahwa brangkas di kamar tidur sudah berantakan.
Mengira ada perampokan di dalam rumah, Liu segera memanggil polisi untuk memeriksanya.
Setelah menerima berita terseut, polisi segera datang dan membuka penyelidikan.
Melalui kamera keamanan, polisi mengindetifikasi tersangka sebagai Tian, teman dekat Liu.
Karena Tian kembali ke kampung halamannya di Provinsi Hunan, polisi Hangzhuo harus menggunakan bantuan polisi Hunan untuk menangkap tersangka.
Liu dan istrinya sangat terkejut mengetahui fakta ini, tanpa diduga bahwa teman mereka yang sedang hamil dan dipercaya membuat hal ini terjadi.
Selama proses interogasi, Tian mengaku bahwa pada malam tanggal 5 Februari, setelah Liu dan istrinya meninggalkan rumah, dia berbaring di tempat tidur sambil berguling-guling dan tidur sepanjang malam.
Tuan Tian juga ingin kembali ke kampung halamannya untuk merayakan Tahun Baru Imlek, tetapi tidak bisa karena dia tidak punya uang.
Ia bercerita bahwa dirinya iri melihat arus orang yang bergegas kembali ke kampung halamannya.
Pikiran buruk tiba-tiba muncul di dalam kepalanya.
Kemudian, Tian pergi ke kamar tidur utama Liu dan menemukan brankas.
Karena dia tidak tahu kata sandinya, Tian memutuskan untuk mengambil brankas dan mencari tempat untuk membobolnya.
Untuk menghindari ketahuan saat di jalan, dia menutupi brankas dengan pakaiannya.
Setelah mendapatkan uang, Tian masih tidur di rumah Liu beberapa malam lagi.
Pencurian itu cacat, tetapi pada akhirnya semua perilaku buruknya ditemukan oleh kamera keamanan.
Saat ini Tian ditahan di Kantor Polisi Kota Hangzhou, menunggu persidangan sesuai dengan hukum.
(yui/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/teman-mencuri-di-rumah-temannya.jpg)