TRIBUNWIKI

Mardoton, Festival Unik Era Kebangkitan 'Pandaram' di Danau Toba Secara Kearifan Lokal

Melihat keresahaan ini, segenap Komunitas Anak Tao (Komunitas Pemuda Krearif Toba) berberinisiatif mengembalikan kejayaan "Pandaram" masa lalu.

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKARA
Nelayan Tradisional Danau Toba sedang memasang jaring atau doton di Danau Toba. 

Mardoton, salah satu kekayaan intelektual para pendahulu di pinggiran Danau Toba untuk menghidupi keluarganya.

Sampai hari ini mardoton masih menjadi sistem mata pencaharian sebagian masyarakat di sana.

Oppu Dika Sinaga (65), merupakan keluarga dari sekian banyak "pandaram" yang menggantungkan hidup dari mardoton di Pulau Samosir.

Pandaram artinya, istilah untuk nelayan tradisional Danau Toba. Mardoton, bukan saja berhenti pada persoalan menangkap ikan, melainkan proses membuat doton adalah hal penting yang harus dipahami.

Bagi Oppu Dika Sinaga ada ketentuan-ketentuan tertentu agar pandaram atau pardoton bisa menghasilkan tangkapan ikan yang baik dari Danau Toba.

Mulai dari mempersiapkan doton yang biasa disebut "pauli doton, mangikkot-ikkot, atau manopong doton" sejumlah rangkaian yang harus dilalui.

Manopong doton, berarti bermain dengan hitungan, menghitung mata jaring pada doton. Doton tidak dapat dipasang ke danau bila tidak ada "ramo", pelampung.

Jarak ramo pertama dengan ramo kedua dan selanjutnya tentu diikat berdasar jumlah hitungan topongan yang sudah ditentukan.

Satu hitungan topongan pun tidak ada yang boleh meleset.

Bila hitungan lebih atau kurang, risiko kerusakan doton tinggi serta tangkapan ikan tidak berhasil baik.

Hitungan topongan yang tepat mampu menangkap ikan dengan baik.

Membalut tanpa mencekik ikan, sehingga ikan mampu bertahan hidup lebih lama.

Topongan yang tidak tepat, akan mengakibatkan doton mudah terkoyak bila ikan yang ukurannya jauh lebih besar menabrakkan diri ke doton.

Nelayan Tradisional Danau Toba sedang memasang jaring atau doton di Danau Toba.
Nelayan Tradisional Danau Toba sedang memasang jaring atau doton di Danau Toba. (TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKARA)

Manopong bagi pandaram, harus membutuhkan konsentrasi penuh. kesulitan manopong doton bukan hal yang gampang dikerjakan.

Ada rumus matematika, di dalamnya agar tidak mata jaring tak lari.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved