Ketegasan Bobby Jaga Heritage Medan
GEBRAKAN Mantu Jokowi, Janji Tata Pedagang Akringan Kesawan, Kelola Kota Tua Agar Wisatawan Ramai
WALI KOTA MEDAN sekaligus menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Afif Nasution memberikan sebuah harapan baru kepada pedagang akringan
Penulis: Arjuna Bakkara |
TRIBUN-MEDAN.COM - WALI KOTA MEDAN sekaligus menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Afif Nasution memberikan sebuah harapan baru kepada pedagang akringan di kawasan Kesawan Square, Kota Medan, Sumatera Utara.
"Itu tujuan kita, biar tidak lagi digusur-gusur. Yang angkirangan-angkringan itu kita siapkan tempatnya. Di luar itu, kita gusur biar tertib juga asal nanti diikuti regulasi, dan untuk daerah Kesawan ini kita utamakan termasuk protokol kesehatannya," ujarnya disela-sela memimpin langsung pembongkaran gedung yang tidak memiliki IMB di Jalan Ahmad Yani, Kamis (4/3/2021).
Ia menyampaikan, sepanjang kawasan Kesawan, Kota Medan akan ditata, pedagang akringan boleh berjualan namun harus rapi dan mengikuti peraturan pemerintah.
Baca juga: WULAN GURITNO BLAK-BLAKAN, Hamil Diluar Nikah, Tatkala Usia 17 Tahun, 18 Tahun Cerai: Gue Jadi Malu
Baca juga: BERPAKAIAN SEKSI, Cucu Mantan Presiden Ini Jadi Sorotan, Netizen Komentari Bentuk Bibirnya
Seperti diketahui, sepanjang jalan kawasan Kesawan Squre Kota Medan pedagang angkringan ramai berdagang pada malam hari.
Bobby mengakui, saat ini Kota Medan khususnya wilayah Kesawan Square menjadi kawasan perekonomian yang dimanfaatkan masyarakat Medan menjadi wisata kuliner.
Pedagang kuliner di sana nantinya kata Bobby akan disupport dan disediakan tempatnya.
Berkaitan dengan gedung yang baru saja dirobohnkan atas kebijakannya, kata Bobby akan dijadikan tiang penyangga perekonomian Kota Medan melalui program pariwisata.
"Seperti kita bilang kemarin, kawasan ini kita jadikan untuk program pariwisata Kota Medan dan menunjang perekonomian Kota Medan," ujar Bobby.
Menurut Bobby, perobohan ini menjadi peringatan di tempat lain, tekhusus di Kesawan Square. Bobby menegaskan, Kesawan Square tidak boleh dirubah bentuk sekali pun ada ijinnya.
Amatan Tribun Medan, Perubuhan tersebut menggunakan alat berat Pemko Medan dan dihadiri Bobby Afif Nasution, Wali Kota Medan beserta jajarannya.
Perubuhan tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat dan tanpa perlawanan dari pihak mana pun. Boby Afif Nasution langsung memimpin perubuhan gedung yang dianggap merusak ikon Kota Medan.
Gedung yang dirubah menjadi bangunan berbentuk Ruko 3 lantai menggunakan alat berat tersebut dimulai dari dinding gedung.
Perubuhan gedung sedikit terkendala dikarenakan adanya kabel listrik dan kabel telepon yang nyaris menempel pada dinding tersebut.
(Jun-tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bobby-nasution-aulia-rachman-geladi-resik.jpg)