2 Teroris Kelompok Ali Kalora Tewas Ditembak, Terendus Ambil Makanan di Luar Hutan, Mulai Kelaparan

KELOMPOK JARINGAN MUJAHIDIN INDONESIA TIMUR (MIT) Poso baku tembak dengan Satgas Madago Raya. 

Kolase/Tribunjambi.com
Profesi Ali Kalora sebenarnya yang buat TNI susah memburunya 

TRIBUN-MEDAN.COM -  KELOMPOK JARINGAN MUJAHIDIN INDONESIA TIMUR (MIT) Poso baku tembak dengan Satgas Madago Raya

Kelompok Jaringan Mujahidin Indonesia Timur kelompok pimpinan Ali Kalora terendus mengambil bahan makanan. 

Mereka mengambil makanan atau logistik dari seorang kurir di wilayah pegunungan Andole, Poso, Pesisir Utara sekira pukul 18.20 WIB, Senin 1 Maret 2021. 

Biodata Ali Kalora, Pimpinan Kelompok Separatis MIT yang Tembak Anggota Brimob Setelah Salat Jumat. (Kolase Kompas TV dan Wikipedia via Surya.co.id)
Biodata Ali Kalora, Pimpinan Kelompok Separatis MIT yang Tembak Anggota Brimob Setelah Salat Jumat. (Kolase Kompas TV dan Wikipedia via Surya.co.id) (Kolase Kompas TV dan Wikipedia via Surya.co.id)

Baca juga: SETELAH Menuai Polemik Jokowi Cabut Peraturan Presiden Tentang Investasi Minuman Beralkohol !

Baca juga: MENOHOK Ucapan Politisi Senior Partai Demokrat Ini: SBY, Yang Saya Hormati, Menjadi Turun Gunung

Baca juga: LAGI, Gunung Sinabung Erupsi, Guguran Awan Panas Meluncur, Tinggi Kolom Abu Mencapai 5000 Meter

Namun, Satgas Madago Raya telah terlebih dahulu mengendus gerak-gerik pelaku.

Alhasil, keduanya pun terlibat kontak tembak yang berujung 2 orang kelompok Ali Kalora Cs tewas.

"Jadi berdasarkan informasi, mereka ini mau mengambil bahan makanan dari kurir. Kemudian dilakukan penyergapan, hasilnya dari tim Madago Raya ini ada terjadi kontak tembak," kata Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Didik Supranato kepada wartawan, Selasa (2/3/2021).

Namun, Didik tidak menjelaskan lebih lanjut perihal identitas kurir yang menyuplai logistik kepada Ali Kalora Cs.

Dia hanya bilang kurir tersebut menyimpan logistik ke titik lokasi yang ditentukan.

"Mereka ada kurirnya yang rencana mau naik, mau ambil makanan. Tapi sebelum itu sudah dilakukan penyatronan. Mereka kan punya titik tertentu. Tidak naik gunung, artinya ada titik tertentu yang sudah disepakati untuk mereka mengambil. Informasi ini yang kami peroleh dari Satgas," pungkasnya.

Baca juga: Harta Kekayaan Artidjo Alkosta Selama 18 Tahun Jadi Hakim Agung, Dikenal Algojo Para Koruptor

Baca juga: KESEDIHAN Menyelimuti Ardi Bakrie, Nia Ramadhani Dilarikan ke Amerika, Butuh Pengobatan Serius

Sebelumnya, Satgas Madago Raya dikabarkan alami kontak tembak dengan kelompok jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso alias kelompok Ali Kalora Cs pada Senin (1/3/2021) kemarin.  

Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Didik Supranato menyatakan dua orang yang tergabung dalam kelompok Ali Kalora Cs telah dinyatakan tewas dalam baku tembak tersebut.

"Iya betul, yang (tewas) satu atas nama Alvin, yang satu atas nama Khairul," kata Kombes Didik kepada wartawan, Selasa (2/3/2021).

Dijelaskan Didik, kontak tembak terjadi di sekitar pegunungan Andole, Poso, Pesisir Utara sekitar pukul 18.20 WIB pada Senin 1 Maret 2021. 

Dalam kontak tembak itu, pimpinan MIT Ali Kalora juga dikabarkan berada di tempat tersebut.

Namun, dia bersama kawanannya berhasil melarikan diri usai terdesak TNI-Polri.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved