Penembakan di Cengkareng

Polisi Mabuk Jadi Bengis, Ngamuk Disodorkan Tagihan, 3 Tewas, 1 Diantaranya TNI Tewas Ditembak

Seorang anggota TNI Angkatan Darat bersama tiga orang menjadi korban penembakan oknum polisi di sebuah kafe di kawasan Cengkareng, Kamis (25/2/2021). 

KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran 

TRIBUN-MEDAN.COM -  Seorang anggota TNI Angkatan Darat bersama tiga orang menjadi korban penembakan oknum polisi di sebuah kafe di kawasan Cengkareng, Kamis (25/2/2021). 

Adapun pelaku penembakan itu adalah CS personel polisi yang bertugas di Polsek Kalideras. 

Sedangkan, satu di antara pelaku masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. 

Diduga CS mabuk lalu beringas melayangkan tembakan ke sejumlah orang yang berada di kafe itu. 

Anggota TNI Pratu Martinus Riski Kardo Sinurat dari satuan Denma Kostrad TNI AD menjadi korban aksi brutal Brigadir Cornelius Siahaan di RM Kafe, Kamis (14/2/2021) dinihari.
Anggota TNI Pratu Martinus Riski Kardo Sinurat dari satuan Denma Kostrad TNI AD menjadi korban aksi brutal Brigadir Cornelius Siahaan di RM Kafe, Kamis (14/2/2021) dinihari. (Tribun Medan)

Baca juga: IRJEN Pol Fadil Imran Minta Maaf Atas Penembakan di Cengkareng, Janji Pecat dan Pidanakan Anggotanya

Baca juga: Kapolda Irjen Pol Fadil Buka Suara Kasus Anggotanya Tembak Prajurit Kostrad TNI AD di RM Kafe

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan CS minum alkohol. 

Tetapi, ia cekcok dengan pegawai saat hendak membayar tagihan selama minum alkohol.

"Pukul 02.00, tersangka CS itu memang datang ke TKP, yang merupakan cafe, dan melakukan kegiatan minum-minum."

"Sekitar pukul 04.00, karena cafe memang sudah tutup."

"Pada saat melakukan pembayaran, terjadi percekcokan antara tersangka dengan pegawai daripada cafe itu," terang Yunus pada siaran langsung Kompas TV, Kamis (25/2/2021).

Di bawah pengaruh alkohol, CS melakukan penembakan terhadap 4 orang itu, dimana salah satunya anggota TNI.

"Dengan kondisi mabuk, saudara cs mengeluarkan senjata api, lalu melakukan penembakan terhadap 4 orang pegawai tersebut. "

"Tiga meninggal dunia di tempat. Satu sekarang masih dirawat di rumah sakit," imbuhnya.

Adapun 3 korban meninggal dunia ini, satu inisial S yang merupakan anggota TNI AD dan 2 pegawai kafe.

Bakal Mendapat Tindakan Tegas

Menanggapi keterlibatan anggotanya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengakui akan menindak tersangka dengan tegas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved