Kisah Kampung Sampai Disebut Desa Orang Kembar, Punya Puluhan Pasang Orang Kembar Identik, Pemicunya
Di desa yang terletak di Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, tersebut, terdapat puluhan pasang orang kembar.
"Tidak ada kesulitan. Pasti ada perbedaan. Salah sebut nama wajar karena mirip wajahnya," tutur dia.
Baca juga: Pasang Cincin di Kelamin, Berujung Petaka, Niatnya Pamer ke Pacar Biar Dibilang Perkasa di Ranjang
Salah satu orang kembar Desa Jonggrangan Kris Joko Raharjo mengatakan, memiliki kembaran bernama Kris Joko Santoso.
Sekilas tidak ada perbedaan antara Kris Joko Raharjo dengan sang adik. Hanya nama belakang yang membedakan keduanya.
Tapi untuk membedakan secara fisik dengan sang adik, Kris Joko Raharjo menyemir rambutnya warna kuning emas.
"Biar berbeda saya semir rambut saya," kata dia.
Baca juga: Dicoret dari Turnamen Piala Menpora 2021, PSMS Tunda Kedatangan Delapan Pemain Luar Sumut
Kris Joko Raharjo yang bekerja di sebuah toko pembuatan roti mengaku banyak cerita menjadi orang kembar.
Pernah suatu ketika dirinya membeli bahan roti bertemu dengan sopir kendaraan yang membeli BBM di SPBU. Adik Kris Joko Raharjo diketahui bekerja di sebuah SPBU.
"Kebanyak sopir-sopir yang isi bensin terus lihat saya beli bahan roti ketemu ditanya masuk apa. Dari pada jelasin panjang lebar saya jawab masuk siang gitu," kata pria kembar kelahiran 25 Desember 1980.
Kris Joko Raharjo sudah berkeluarga dan memiliki dua orang anak. Sedangkan kembarannya juga sudah menikah dan memiliki tiga orang anak.
Baca juga: Sosok Misterius Muncul di Manga One Piece 1005, Ayah Zoro atau Vegapunk? Luffy Pulih Lebih Cepat
Mereka tinggal satu desa hanya berbeda RT. Kris Joko Raharjo tinggal di RT 002, RW 001 Desa Jonggrangan dan kembarannya RT 003, RW 001 Desa Jonggrangan.
"Untuk hobi kita sama suka sepak bola," tutur dia.
Ditambahkan Kris Joko Santoso sebagai orang kembar dirinya merasa banyak kelebihan. Dirinya mengaku sering sharing masalah pekerjaan maupun yang lainnya.
Bahkan, pernah salah satu di antara mereka sakit. Kemudian kembarannya pun juga ikut merasakan sakit.
"Karena ikatan batin," ungkap dia.
Baca juga: Meski Dilarang, Oknum Masyarakat Tetap Lakukan Pengutipan di Semangat Gunung, Desa Lepas Tangan
Faktor yang Meningkatkan Peluang Hamil Anak Kembar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/desa-jonggrangan-desa-orang-kem-20210222073854.jpg)