TERBONGKAR 19 Anggota FPI Tersangka Terorisme, Kelompok Bom Bunuh Diri Gereja Katedral di Filipina

Satu dari 19 tersangka teroris ini anak pasangan suami istri Rullie Rian Zeke dan Ulfah Handayani, pelaku bom bunuh diri gereja katedral di Filipina.

Editor: Tariden Turnip
mirror
TERBONGKAR 19 Anggota FPI Tersangka Terorisme, Kelompok Bom Bunuh Diri Gereja Katedral di Filipina. TERBONGKAR 19 Anggota FPI Tersangka Terorisme, Kelompok Bom Bunuh Diri Gereja Katedral di Filipina. Petugas memeriksa puing-puing ledakan bom di pintu masuk Gereja Katedral Our Lady of Mount Carmel, Jolo Filipina, Minggu (27/1/2019) 

TRIBUN-MEDAN.COM - TERBONGKAR 19 Anggota FPI Tersangka Terorisme, Kelompok Bom Bunuh Diri Gereja Katedral di Filipina

Kepolisian mengungkap kaitan anggota Front Pembela Islam (FPI) dengan kegiatan terorisme yang membom gereja di Filipina.

Kapolda Sulsel Irjen Merdisyam menyebut hampir seluruh terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Sulsel yang ditangkap di Kota Makassar merupakan anggota dan simpatisan Front Pembela Islam (FPI).

Merdisyam mengatakan, dari hasil pemeriksaan, FPI Makassar bersama kelompok Ansharut Daulah di wilayah Makassar pernah melakukan deklarasi dukungan kepada ISIS dan dilanjutkan baiat kepada ISIS.

"Kalau di sini dari hasil pemeriksaan yang ditangkap anggota dan simpatisan (FPI).

Hampir semuanya simpatisan dan anggota FPI Makassar seperti pengakuan mereka sendiri," ujar Merdisyam di Lanud Hasanuddin Makassar, Kamis (4/2/2021).

Selain anggota FPI, sebagian terduga teroris yang ditangkap di Makassar, kata Merdisyam, merupakan keluarga dari Rulli Rian Zeke dan Ulfa Handayani, pasangan suami istri yang menjadi pelaku bom bunuh diri di gereja katedral di Filipina beberapa waktu lalu.

Bahkan salah satu tersangka berinisial AA telah membuat rangkaian bom berupa rangkaian sistem elektrik push off/on yang telah diamankan tim Densus 88.

"Hampir keseluruhan warga Makassar yang kita tangkap di Villa Mutiara (keluarga Rulli dan Ulfa)," ujar Merdisyam.

Merdisyam mengatakan, total ada 23 terduga teroris  yang diamankan di beberapa daerah di Sulawesi Selatan pada Rabu (6/1/2021) lalu.

Dari penangkapan tersebut dua terduga teroris MR dan SA tewas tertembak di kediamannya di perumahan Vila Mutiara Biru, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

Sementara satu lainnya hingga kini masih dirawat di rumah sakit usai ikut tertembak.

Satu warga yang ikut diamankan, kata Merdisyam, kini dipulangkan karena tidak terlibat.

Sementara 19 terduga teroris lainnya sudah ditetapkan tersangka dan diterbangkan ke Jakarta.

Terkait jaringan teroris ini, Merdisyam mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan pengembangan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved