Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin: TNI-Polri Jamin Keamanan Masyarakat ke TPS Menyalurkan Suaranya

Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hasanuddin dan Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin memimpin apel pagi patroli kesiapsiagaan pengamanan Pilkada

Editor: AbdiTumanggor
HANDOUT
Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hasanuddin didampingi Kasdam I/BB dan Asops Kasdam serta jajaran Kodam I Bukit Barusan melakukan 'show of force' bersama polri dari jajaran Polda Sumatera Utara, untuk mengecek kesiapan dan keamanan Pilkada serentak 9 Desember 2020, pada Selasa (8/12/2020). (HANDOUT) 

Mayjen TNI Hasanuddin berharap, pilkada serentak 2020 ini berjalan dengan damai dan sejuk, serta seluruhnya sehat dan tidak menimbulkan klaster baru.

"Semoga Pilkada serentak di wilayah Kodam 1/Bukit Barisan berjalan dengan tertib, aman dan lancar, serta tidak ada gangguan apapun," harap Mayjen TNI Hasanuddin melalui Asops Kasdam Kolonel Inf Kristomei Sianturi (Han).

Pejabat baru Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin mengikuti acara penyambutan di Aula Kodam I Bukit Barisan, di Medan, Sumatera Utara, Rabu (25/11/2020). Mayjen TNI Hassanudin menjadi Pangdam I/Bukit Barisan menggantikan Mayjen TNI Irwansyah yang tarik ke Mabes TNI dalam rangka pensiun.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin saat acara penyambutan di Aula Kodam I Bukit Barisan, di Medan, Sumatera Utara, Rabu (25/11/2020). TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

Baca juga: Penyambutan Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin Tanpa Upacara Militer, Ini Penjelasan Kapendam

Pangdam I Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI Hassanudin foto bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin di Mapolda Sumut, Senin (30/11/2020).
Pangdam I Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI Hassanudin foto bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin di Mapolda Sumut, Senin (30/11/2020). (TRIBUN MEDAN/HO)

Baca juga: BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca Selasa 8 Desember 2020, Sumut Berpotensi Hujan Deras Disertai Angin

Akan tindak tegas

Sementara, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin menegaskan bahwa Polri dan TNI akan melakukan tindakan tegas kepada setiap orang yang menghalangi proses pesta Demokrasi.

"Siapapun yang menghalangi masyarakat dalam melaksanakan hak pilihnya, maka akan ditindak tegas," ujarnya.

Irjen Pol Martuani menyebutkan, bahwa sudah menyiapkan hingga 12 ribu personil di 6,5 ribu TPS di seluruh kota/kabupaten yang ikut menyelanggarakan pemillhan kepala daerah.

"Saya tambahkan seluruh personel polri 12.000 yang dilibatkan, kami di-backup oleh Kodam I bukit barisan dengan jajaran Korem, Kodim, itu hampir 6.500 personel dan sudah digeser ke TPS untuk melaksanakan pengamanan. Yang paling jauh di Nias Selatan sudah berangkat hari Sabtu kemarin," tuturnya.

Ia juga menyebutkan, dalam rangka pelaksanaan minggu tenang pihak aparat kepolisian harus mengawal ketertiban untuk menyakinkan masyarakat Sumatera Utara.

Bekas Kapolda Papua ini juga menyebutkan bahwa siapapun yang terpilih adalah putra-putri terbaik bangsa. 

"Dengan kesiapsiagaan Kodam I BB dan Polda Sumut kita pasti dapat mengamankan pesta demokrasi. Siapapun kepala daerah yang terpilih nantinya adalah putra-putri terbaik daerah," pungkasnya. 

Ia pun menghimbau agar penyelenggaraan pilkada dapat mematuhi protokol kesehatan.

Sumut Kondusif

Irjen Pol Martuani Sormin juga menegaskan kalau tragedi di Jakarta yang menewaskan 6 orang pengikut Rizieq Shihab tidak mempengaruhi kondusifitas di Sumatera Utara, atau secara khusus di Kota Medan.

"Kita juga berharap situasi yang di Jakarta tidak berdampak ke Medan."

"Kami mengimbau kepada masyarakat percaya dan patuh kepada hukum dan taat kepada aturan mudah-mudahan tidak berdampak," ucap mantan Kadiv Propam Polri ini, Selasa (8/12/2020).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved