Fakta 3 Menteri Sosial Ditangkap KPK, Terbukti Ucapan Gus Dur hingga Videonya Viral di Media Sosial
Sebelum Juliari Batubara, setidaknya ada dua Mensos di periode berbeda yang juga harus berurusan dengan KPK.
Fakta 3 Menteri Sosial Ditangkap KPK, hingga Viral Video Pernyataan Gus Dur yang menyebutkan Departemen Sosial yang semestinya mengayomi rakyat ternyata korupsinya gede-gedean.
TRIBUN-MEDAN.COM - Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap pengelolaan dana bantuan sosial penanganan Covid-19.
Juliari ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sebagai tindak lanjut atas OTT pada Jumat (5/12/2020) dini hari.
Dia kemudian menyerahkan diri di Gedung KPK pada Minggu (6/12/2020) pukul 02.45 WIB.
Juliari bukan menteri sosial pertama yang berurusan dengan penegak hukum karena kasus korupsi.
Dikutip dari Kompas.com, Minggu (6/12/2020), sebelum Juliari Batubara, setidaknya ada dua Mensos pada periode berbeda yang terjerat kasus korupsi.
Mereka adalah Bachtiar Chamsyah, Mensos periode 2001-2009, dan Idrus Marham, yang menjabat sebagai Mensos pada 17 Januari 2018 hingga 24 Agustus 2018.

Tangkapan layar video youtube wawancara Gus Dur di acara Kick Andy di MetroTV(screenshoot)
Jauh sebelumnya, Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur pernah membubarkan Kementerian Sosial karena dinilai menjadi biang korupsi.
Video wawancara Gus Dur dengan Andi F Noya dalam acara "Kick Andy" tentang alasan pembubaran Kemensos kembali viral.
Gus Dur menyebutkan, Departemen Sosial yang semestinya mengayomi rakyat ternyata korupsinya gede-gedean.
"Kalau membunuh tikus kan tidak perlu membakar lumbungnya?' tanya Andy Noya.
"Oh memang, tapi karena tikus sudah menguasai lumbung," jawab Gus Dur.
Video yang diunggah oleh @GUSDURians, Minggu (6/12/2020), itu sudah disukai 7.000 orang di Twitter dan di-retweet 2.900 kali.
Bagaimana sejarah Kementerian Sosial?
Departemen Sosial
Dikutip dari Kompaspedia, (11/11/2020), Kementerian Sosial dibentuk pada 19 Agustus 1945. Namun, pada masa awal tersebut lembaga ini masih berupa Departemen Sosial (Depsos), dan menteri pertama pada lembaga ini adalah Iwa Kusuma Sumantri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/menteri-sosial-juliari-batubara-ke-simalungun.jpg)