Jebakan Utang China untuk Negara-negara Kecil di Asia dan Afrika, Timor Leste Jadi Mitra Murah
China dituduh memanfaatkan pinjaman besar-besaran agar dapat merebut aset dan membangun pangkalan militer di negara-negara kecil dunia ketiga.
Istilah 'diplomasi jebakan utang' mendapatkan kepercayaan karena risiko teoretis menjadi nyata, dengan desain strategis Beijing menjadi sangat jelas untuk disaksikan semua orang.
“Pemindahan pelabuhan Hambantota ke Beijing di Sri Lanka dipandang setara dengan seorang petani yang berhutang banyak yang menyerahkan putrinya kepada pemberi pinjaman yang kejam,” kata analis strategis India, Brahma Chellaney dalam sebuah artikel.
Korban terbaru dari diplomasi jebakan hutang China adalah negara kecil yang kaya sumber daya yaitu Laos.
Reuters baru-baru ini melaporkan bahwa negara Laos menyerahkan mayoritas kendali jaringan tenaga listrik nasional ke China Southern Power Grid Company, sebuah perusahaan milik negara yang berkantor pusat di Guangzhou.
Cadangan devisa negara dilaporkan telah anjlok di bawah $ 1 miliar.
Hal itu memberikan kesempatan sempurna bagi China untuk menjerat Laos dengan penawaran investasi yang menguntungkan di negara tersebut.
Laos juga tahun ini diturunkan peringkatnya oleh lembaga pemeringkat Moody dari B3 menjadi Caa2, dan prospek negara-negara yang dililit utang diubah dari netral menjadi negatif karena "tekanan likuiditas yang parah."
Negara kecil Asia Tenggara itu telah berjuang untuk membayar kembali pinjaman China, dan akhirnya menyerahkan kendali mayoritas jaringan listrik nasionalnya ke China, dengan utang perusahaan listrik milik negara itu memburuk hingga 26% dari produk domestik bruto.
China telah disalahkan karena telah menjebak banyak negara miskin lainnya dengan menawarkan paket keuangan yang menguntungkan untuk menangkal default langsung, dan sebagai gantinya, mendapatkan kendali strategis pada aset strategis negara.
Negara-negara lain seperti Sri Lanka dan Pakistan telah terjebak dalam lingkaran setan mengambil pinjaman baru dari China dan membayar pinjaman lama sambil dipaksa untuk berkompromi pada aset strategis mereka.
Timor Leste Benar-benar Jadi Mitra Murah yang Sempurna Bagi China
Bahkan, baru-baru ini, China dikabarkan memberikan pinjaman dengan angka fantastis kepada negara-negara yang membutuhkan.
Selanjutnya, cara membayarnya adalah dengan apa pun yang dimiliki negara tersebut.
Isu ini semakin ramai karena Indonesia tengah dikabarkan berhutang kepada China.
Sebenarnya jebakan utang China ini bukanlah hal yang baru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kekuasaan-xi-jinping.jpg)