Setengah Bulan Dikepung Banjir, Warga Keluhkan Beragam Penyakit
Rumah warga di Dusun IX, Desa Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, terendam banjir setinggi lutut orang dewasa.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Juang Naibaho
Sementara Kepala Desa Simpang Empat, Yafit Ham Marpaung menjelaskan sebelum banjir terjadi, tanggul yang berada di Sungai Asahan memang jebol.
Namun, kata dia, saat ini sudah dibenahi.
"Udah ditempel, ini kalau tanggul jebol Desa Simpang Empat itu sudah seperti lautan. Air bah masuk," katanya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.
Lanjutnya, saat ini untuk mengatasi keluhan warga, pihak desa sudah berkoordinasi dengan pihak terkait.
"Saya hanya bisa melaporkan hal itu ke Camat, dan saya juga sudah lapor ke BPBD Kabupaten Asahan. Saya minta bantuan mereka," ujarnya.
Namun, ia belum tahu apakah laporan itu sudah ditindaklanjut atau belum.
Saat ini pihaknya sedang membuat penggalangan dana untuk masyarakat yang terdampak banjir.
"Harapannya semoga bantuan-bantuan ke warga cepat terkumpul agar bisa disalurkan secepatnya," pungkasnya.
(cr2/TRIBUN-MEDAN.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/banjir-di-simpang-empat-asahan.jpg)