Viral Perampokan di Angkot Medan
Viral Gadis 17 Tahun Ditendang sampai Terlempar Keluar Angkot, Ini Kata Kapolsek Belawan
Tiara Handayani dan temannya, Junaidi terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat ditendang kawanan perampok hingga terlempar keluar dari angkot.
Peristiwa tersebut sudah dilaporkan keluarga korban ke Polsek Belawan, Minggu (29/11/2020) sekira pukul 22.00 WIB, sekaligus untuk mendapatkan visum dari rumah sakit.
Bantu Biaya Perobatan
Sementara, tetangga korban bernama Raudah (32) mengatakan, para tetangga secara spontan memberikan dana sukarela kepada keluarga korban untuk membantu meringankan biaya perobatan di rumah sakit.
"Para tetangga spontan patungan memberikan sumbangan kepada keluarga," ujar Raudah.
Tidak hanya itu, saat Tribun-Medan.com berada di kediaman Muhammad Saleh, dirinya kedatangan tetangganya yang turut prihatin dan memberikan bantuan.
"Alhamdulillah. Tetangga peduli dengan keluarga kami. Dengan uang ini nantinya menutupi tombokan rumah sakit," ucapnya lagi.
Sementara Muhammad Saleh mengaku tak kuasa menahan haru tatkala para tetangganya memberikan sumbangan dana untuk biaya putrinya Tiara yang masih tak sadarkan diri di Ruang ICU.
"Biaya berobatnya sudah mencapai Rp 8 juta sementara kami tak punya uang untuk membayar biaya perobatan di rumah sakit. Sementara pekerjaan saya sehari-harinya sebagai nelayan tradisional," ungkapnya.
Disebutkan Saleh, putrinya diduga mengalami gangguan pada syaraf dan harus dirujuk ke rumah sakit lain karena di Rumah Sakit Mitra Medika tidak ada dokter spesialis syaraf.
Namun, kata dia, pihak rumah sakit tidak mau memberi surat rujukan karena biaya perobatan selama di RS Mitra Medika belum dibayar.
"Sampai sekarang Tiara masih tak sadarkan diri di Ruang ICU. Kami belum bisa mengeluarkan Tiara dari RS Mitra Medika karena belum membayar biaya perobatannya sehingga kami tak bisa membawanya ke rumah sakit lain yang memiliki dokter spesialis syaraf," pungkas Saleh.
(mft/tribun-medan.com/tribunmedan.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/korban-perampokan-di-angkot-sekarat.jpg)