Perang Geng di Tubuh Polri Berebut Kapolri Pengganti Idham Azis, Kapolda di Sumatera Masuk Daftar
Perang Geng di Tubuh Polri Berebut Kapolri Pengganti Idham Azis, Kapolda di Sumatera Masuk Daftar
Kepada saya Neta menjelaskan, geng Solo terkait dengan pejabat polisi yang pernah bertugas di Solo, terutama saat Presiden Jokowi menjabat sebagai Wali Kota Solo.
Lalu geng Pejaten (merujuk pada Kantor Badan Intelijen Negara) adalah pejabat polisi yang merupakan anak asuh Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan.
Sementara geng Makassar atau kutub Sulawesi mengacu pada pejabat polisi yang berasal dari daerah Sulawesi.
Dan independen, adalah pejabat polisi yang tidak termasuk dalam kutub mana pun. Saya mengonfirmasi soal ini ke Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Irjen Pol (Purn) Benny Mamoto.
Apa kata Benny? Soal "geng" Ia tidak membantah, tapi tidak pula mengiyakan! Soal kelompok menjelang masa pergantian Kapolri yang baru, ia berujar kepada saya di program AIMAN:
"Apa yang disampaikan Pak Kapolri ini artinya di level bawahan ada kelompok-kelompok yang kemudian ingin berjuang untuk menjadi pengganti beliau (Kapolri).
" Terlepas dari ada atau tidaknya persaingan di tubuh jenderal polisi menuju Tribrata Satu alias Kapolri, dinamika adalah sebuah keniscayaan.
Yang terpenting bagaimana Polri mempertahankan dan meningkatkan kepercayaan publik dengan melanjutkan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban serta penegakan hukum yang berkeadilan. Setidaknya itu merupakan hal yang paling diperhatikan dalam survei Litbang Kompas beberapa waktu lalu.
Saya Aiman Witjaksono. Salam!
Lima Komjen yang Potensial jadi Kapolri
Terpisah Indonesia Police Watch (IPW) menilai terdapat lima dari 13 komisaris jenderal (komjen) atau jenderal polisi berbintang tiga yang berpeluang menjadi Kapolri pengganti Jenderal (Pol) Idham Azis.
Diketahui, Idham akan memasuki masa pensiun pada akhir Januari 2021.
"Dari 13 komjen itu, hanya lima komjen yang mempunyai peluang besar untuk menjadi Kapolri. Selebihnya ada sejumlah kendala, misalnya faktor angkatan yang lebih senior dari Kapolri Idham dan masa dinas yang hampir pensiun, dan faktor lainnya," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangannya, Senin (30/11/2020).
Neta memerinci, nama-nama yang terkendala angkatan yakni Irwasum Komjen Agung Budi Maryoto dan Kalemdiklat Polri Komjen Arief Sulistyanto.
Keduanya merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1987, sedangkan Idham yang merupakan angkatan 1988 adalah junior mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/istri-pejabat-polri-disindir-kapolri-idham-aziz-bandingkan-gaya-istri-presiden-dan-istri-kapolda.jpg)