Kejamnya Mama Muda Buang Bayinya ke Kanal Air Karena Takut Dicampakkan Sang Kekasih

Seorang ibu melempar bayinya yang baru lahir ke sebuah kanal air karena takut dicampakkan oleh pacarnya.

kolase The Sun
Seorang mama muda buang bayinya ke kanal air karena takut diputuskan oleh kekasih 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang ibu melempar bayinya yang baru lahir ke sebuah kanal air karena takut dicampakkan oleh pacarnya.

Insiden itu terjadi pada 21 November lalu.

Bayi laki-laki kecil itu pun tewas, empat hari setelah dia lahir.

Ibunya Alexia Lopez berusia 18 tahun tak menginginkan bayi itu.

Dia melakukan kekejaman itu demi menyelamatkan hubungannya dengan sang kekasih Jose Clemente.

Jose Clemente bukanlah ayah dari anak itu, dan tidak ingin jika harus mengurus anak itu. Ia pun ingin mengakhiri hubungan dengan Alexia.

Alexia yang tidak ingin hubungannya berakhir, mengatakan dirinya tak menginginkan bayi itu, sengaja untuk menenangkan Jose.

Kejahatan keji terjadi di Huehetango, Guatemala, sekitar pukul 5.45 sore pada hari Sabtu (21/11/2020).

Baca juga: Terapkan Physical Distancing, Kapasitas Penumpang Bus Trans Metro Deli Hanya Dibuka 50 Persen

 The horrifying moment Lopez is caught on CCTV throwing her baby into the canal accompanied by Clemente

Alexia Lopez membuang bayinya ke kanal air karena takut ditinggalkan pacar.

Lopez alleges that she threw her baby in a bid to keep Clemente who is said to have not wanted the child

Alexia Lopez dan kekasihnya Jose Clemente (Facebook)

Baca juga: Anak Ahok Mendadak Meledak, Diperingatkan Sang Ayah Soal Hal Ini : Gak usah Khawatirin Aku

Baca juga: Masih Butuh Tenaga Escobar dan Sagara, PSMS Ambil Langkah Cepat Agar Tak Ditelikung Klub Lain

Rekaman CCTV yang mengerikan dikatakan menunjukkan Lopez berkeliaran di jalan sebelum bergabung dengan Clemente.

Beberapa mobil melewati pasangan itu sebelum dia terlihat melempar anaknya, yang terbungkus handuk, ke dalam kanal air.

Setelah melakukan aksi kejam, pasangan itu cepat berbalik dan menjauh dari tempat kejadian.

Tapi rasa bersalah menguasai Lopez dan kemudian pada malam itu dia mengaku kepada ibunya, menurut media lokal Publinews.

Ibunya kemudian dengan panik memberi tahu layanan darurat setempat yang melakukan pencarian untuk cucunya.

Bayi malang itu ditemukan tak bernyawa dan mayatnya kemudian ditarik dari air.

Lopez ditangkap pada hari Jumat. Clemente tidak dapat ditemukan dan polisi masih mencarinya.

Polisi Sipil Nasional mengumumkan pencarian Clemente di media sosial. (sal/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved