5.000 Kartu E-Money Dibagikan untuk Penumpang Trans Metro Deli
Sebanyak 5.000 kartu e-money dibagikan kepada masyarakat Kota Medan yang menggunakan angkutan massal Trans Metro Deli (TMD).
TRIBUN-MEDAN.com - Sebanyak 5.000 kartu e-money dibagikan kepada masyarakat Kota Medan yang menggunakan angkutan massal Trans Metro Deli (TMD).
Pembagian 5.000 kartu dengan saldo Rp 0 ini dilakukan Pemerintah Kota Medan bekerjasama dengan PT Bank Sumut. Sebanyak 3.000 dibagikan di sekitar Lapangan Merdeka Medan, Jumat (27/11/2020) sementara 2.000 lainnya dibagikan ke empat kecamatan yang ada di Kota Medan yakni Kecamatan Medan Tembung, Medan Amplas, Medan Barat, dan Medan Tuntungan.
Pjs Wali Kota Medan Arief Trinugroho mengatakan pembagian kartu e-money dilakukan untuk meningkatkan pemanfaatan bus TMD yang masih gratis pada tahun ini.
"Pembagian ini untuk meningkatkan pemanfaatan pembayaran non-tunai. Bus TMD memang mengharuskan penumpang membayar menggunakan e-money untuk mencegah penularan Covid-19," ujar Arief.
Arief menuturkan, penggunaan bus TMD yang merupakan program dari Kementerian Perhubungan ini dapat digunakan seluruh warga Medan.
"Ini bisa digunakan siapapun dengan waktu yang relatif on time karena 10 menit sekali sampai di titik jemput koridor," katanya.
Bus Trans Metro Deli mulai beroperasi di Kota Medan pada Senin (16/11/2020). Total sebanyak 39 unit bus dengan 35 bus yang dioperasikan dan 4 bus sebagai cadangan.
Sepanjang November-Desember, bus dengan skema Buy The Service ini masih bisa dinikmati penumpang secara gratis dengan syarat memiliki kartu e-money atau uang elektronik.
Kepala Bagian Operasional Bus Trans Metro Deli Jimmy Petrus Tamba mengatakan, bus ini beroperasi sejak pukul 05.30 WIB hingga 22.30 WIB.
"Bus ini beroperasi dari pukul setengah 6 pagi hingga jam setengah 11 malam. Tergantung kondisi kalau sudah sepi kita berhenti beroperasi," ujar Tamba.
Dikatakannya, sepanjang November-Desember ini, ada sebanyak tiga koridor yang dijalankan. Yakni koridor Lapangan Merdeka- Amplas, Lapangan Merdeka-Tuntungan, serta Tembung-Lapangan Merdeka.
"Terdapat tiga koridor yang dijalankan yakni koridor 2 Lapangan Merdeka-Amplas, koridor 4 Lapangan Merdeka- Tuntungan, dan koridor 5 Tembung -Lapangan Merdeka," ujarnya.
Jimmy menerangkan pada masing-masing koridor yang telah berjalan yakni sebanyak 12 unit di koridor Lapangan Merdeka-Amplas dengan 1 unit cadangan, 16 unit di koridor Lapangan Merdeka-Tuntungan dengan 2 unit cadangan serta 9 unit di koridor Tembung-Lapangan Merdeka dengan 1 unit cadangan.
Bus dengan program Buy The Service ini telah hadir di 5 kota besar, yakni Palembang, Solo, Denpasar, Medan, dan Yogyakarta.
Sosialisasi Lebih Luas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bagikan-5000-e-money-kepada-warga.jpg)