Akibat Suka Pamer Harta di Medsos, Selebgram ini Dirampok, Tas & Jam Tangan Mewah Digondol Maling

Seorang influencer dirampok dan kehilangan Rp 7,5 miliar, setelah sering memamerkan kekayaan di media sosial.

Tayang:
The Sun
Selebgram Mei-yan dirampok dan kehilangan Rp 7,5 miliar karena kerap memamerkan kekayaan dan barang mewah di media sosial 

Dalam sebuah pernyataan, polisi mengungkapkan apa sebenarnya yang hilang dalam perampokan itu.

Mereka berkata: "Sepuluh tas tangan, tujuh jam tangan, sebuah komputer laptop, dan dua ponsel dicuri dalam insiden itu.

"Hasil tangkapan itu bernilai sekitar HKD 3,6 juta (Rp 7,5 miliar)."

Selebgram Mei-yan memamerkan barang-barang mewah di media sosial
Selebgram Mei-yan memamerkan barang-barang mewah di media sosial (The Sun)

Namun perampokan itu terekam CCTV dan polisi kini aktif mengejar para tersangka.

Polisi telah merilis gambar CCTV dari tiga pria yang mereka katakan semuanya adalah orang China, berusia antara 40 dan 50 tahun, dan tingginya sekitar 1,7 meter.

Semua tersangka mengenakan topi dan masker bedah hitam selama penggerebekan.

Sumber polisi mengatakan bahwa ketiganya menggunakan kartu akses dari apartemen kosong untuk memasuki gedung.

Menurut petugas, ini bukan serangan tiba-tiba. Orang-orang itu sebelumnya memasuki apartemen Mei-yan sehari sebelum kejadian, berpakaian seperti pengantar barang.

Upaya mereka sia-sia karena dia tertidur dan tidak menanggapi penjaga keamanan gedung.

Tapi Mei-yan mengklaim dia tidak tahu pelakunya, dan baru saja pindah ke apartemen baru tiga bulan lalu, menurut sumber polisi.

Baca juga: VIRAL Adu Ikan Cupang dalam Kantong Plastik di Atas Bara Api, Warganet: Gini Amat Mau Kebelet Viral

Diperkirakan para perampok itu bisa saja mengetahui kekayaannya yang besar melalui akun media sosialnya di mana dia terkenal karena memamerkan barang-barangnya.

Mei-yan, juga dikenal sebagai Cry So atau So Miu -miu memiliki 86 ribu pengikut di Instagram dan menjadi terkenal karena memamerkan gaya hidup mewahnya.

Kemarin pagi dia menggunakan ketenaran virtualnya untuk meminta bantuan ribuan pengikutnya untuk membawa para perampok ke pengadilan dan menawarkan 3 miliar sebagai insentif.

"Saya tidak pernah memukul anak saya, tetapi [para perampok] berani memukulinya. Mari kita lihat apa yang akan terjadi,

"Saya sudah memberi mereka semua yang mereka inginkan tetapi mereka masih memukuli saya, pembantu saya, dan putra saya,

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved