Sudah Mulai Latihan Rutin di PRSU, Seniman Sumut Ungkap Perlu Adaptasi
Sebagian ada yang sudah latihan di PRSU dan masih ada juga yang latihan di TBSU Jalan Perintis Kemerdekaan. Dua-dua dimanfaatkanlah.
Tribun-Medan.com, Medan - Para seniman sudah mulai menggunakan gedung baru setelah UPT Taman Budaya Sumatera Utara resmi dipindahkan ke Pekan Raya Sumatera Utara pada Sabtu (7/11/2020) lalu.
Hal ini diungkapkan Porman Manalu, penyair senior yang juga pendiri Bengkel Monolog yang sudah merasakan latihan di PRSU. Porman menuturkan bahwa ada beberapa stage yang kini sudah digunakan untuk latihan.
"Sebagian ada yang sudah latihan di PRSU dan masih ada juga yang latihan di TBSU Jalan Perintis Kemerdekaan. Dua-dua dimanfaatkanlah. Untuk sementara di PRSU banyak tempat latihan, kalau untuk pagelaran ya di stage yang berbentuk keong. Jadi untuk yang baru di Hallnya bisa, kalau untuk gedung yang standar belum, katanya direncanakan tahun depan," ungkap Porman kepada Tribun-Medan.com, Senin (23/11/2020).
Sebulan sudah UPT Taman Budaya pindah di PRSU, Porman menuturkan bahwa saat ini para seniman sedang melakukan adaptasi. Ia juga mengakui awal latihan di PRSU sempat merasa asing dan janggal.
"Kalau kenyamanan tetap masih yang lama karena masih bertahun-tahun. Kalau di PRSU ini masih penyesuaian dan adaptasi. Waktu pertamanya saja masih agak asing, janggal, dan terkejut juga. Kita udah sebulan lalu udah coba adaptasi disana, ternyata tidak ada masalah," ujarnya.
Baca juga: Resmi Pindah ke PRSU, UPT Taman Budaya Rencanakan Jadwal Pagelaran Awal Tahun 2021 di Gedung Baru
Suasana baru latihan di PRSU juga sudah turut dirasakan Irfan dari perwakilan grup tari Nusindo.
Berlatih sejak sebulan lalu, Irfan sendiri mengakui bahwa fasilitas saat ini masih belum dikategorikan secara layak.
"Ya belum layak memang karena kita hanya di open stage. Karena memang baru, cuma kita diminta untuk meramaikan suasana disitu. Dulu kan kita sudah difasilitasi dengan taman budaya yang lama. Nah begitu mereka pindah, jadi kita diminta meramaikan taman budaya disitu," ujar Irfan.
Nusindo sendiri latihan seminggu sekali setiap Senin sore di PRSU.
Kedepannya, ia berharap agar pembangunan gedung-gedung latihan yang memumpuni ataupun gedung pertunjukan dapat segera dibangun.
"Ya kita ingin ruangan latihan yang bagus seperti ruangan kaca. Pihak taman budaya sendiri kan sudah mengerti, cuma karena memang kondisinya masih baru dan itu sudah dianggarkan. Mungkin tahun depan sudah mulai dibangun, itulah janjinya dari pemerintah daerah," ucap Irfan.(cr13/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/latihan-taman-budaya.jpg)